DTSL FT UGM Dukung Pemulihan Pascagempa Flores melalui Pelatihan Rapid Assessment di Kabupaten Manggarai
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSFoto DTSLPengabdian MasyarakatRilis Berita Senin, 14 September 2026
DTSL FT UGM Dukung Pemulihan Pascagempa Flores melalui Pelatihan Rapid Assessment di Kabupaten Manggarai
Ruteng, NTT – Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut berkontribusi dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana gempa Flores 2026 melalui penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi Rapid Assessment bagi pemerintah daerah Kabupaten Manggarai.
Kegiatan yang dilaksanakan di Pos Tanggap Bencana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Manggarai tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri atas staf DPUPR dan berbagai instansi terkait. Pelatihan bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan identifikasi awal kondisi bangunan secara cepat, sistematis, dan terdokumentasi menggunakan platform digital.



Aplikasi Rapid Assessment yang digunakan pada kegiatan ini merupakan platform yang dikembangkan oleh Dr. Akhmad Aminullah dan dapat diakses melalui laman rapid.cemapp.com. Sistem tersebut memungkinkan proses pendataan kerusakan bangunan dilakukan secara lebih sederhana, cepat, dan terintegrasi sehingga hasil inspeksi dapat dipantau secara real-time oleh pihak yang berkepentingan.
Materi pelatihan disampaikan oleh Dr. Angga Trisna Yudhistira dan Andika Monanta Emilidardi, M.Eng. Peserta terlebih dahulu diberikan pemahaman mengenai komponen utama struktur bangunan, tingkat kritikalitas bangunan (criticality level), serta berbagai bentuk kerusakan yang umum terjadi akibat gempa bumi. Setelah itu, peserta memperoleh pendampingan teknis dalam menggunakan aplikasi untuk melakukan penilaian dan dokumentasi kerusakan.
Selain sesi pelatihan, tim DTSL FT UGM juga berdiskusi dengan para peserta terkait tantangan penanganan kerusakan bangunan pascabencana serta kebutuhan pengembangan sistem pendataan yang sesuai dengan kondisi daerah. Pemanfaatan teknologi digital dalam proses rapid assessment diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperoleh data yang lebih cepat dan akurat sebagai dasar penentuan prioritas rehabilitasi dan rekonstruksi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen DTSL FT UGM dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pemulihan pascabencana. (Sumber: humas DTSL)























