Laboratorium Manajemen Konstruksi dan Transportasi DTSL FT UGM Uji Coba VR pada ICONIC 2026

Yogyakarta – Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM), melalui Laboratorium Manajemen Konstruksi dan Laboratorium Transportasi, sedang mengembangkan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran dan simulasi interaktif di bidang Teknik Sipil. Pengembangan ini mencakup dua fokus utama, yaitu pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan proyek konstruksi serta simulasi pengalaman penggunaan transportasi umum bagi penyandang disabilitas, khususnya pengguna kursi roda.

Sebagai bagian dari proses pengembangan, teknologi VR tersebut telah diujicobakan kepada pengunjung dalam kegiatan ICONIC 2026 melalui booth DTSL FT UGM. Uji coba ini menjadi sarana untuk memperkenalkan pemanfaatan VR sekaligus memperoleh masukan dari pengguna sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan teknologi.

Pada bidang manajemen konstruksi, VR dikembangkan sebagai media pembelajaran K3 yang memungkinkan pengguna mengeksplorasi lingkungan proyek konstruksi secara virtual dan mengenali potensi bahaya di tempat kerja. Melalui simulasi ini, pengguna diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai identifikasi bahaya serta pentingnya penerapan keselamatan kerja dalam aktivitas konstruksi. Pemanfaatan VR juga membuka peluang pembelajaran yang lebih interaktif melalui pengalaman simulasi tanpa harus selalu berada langsung di lingkungan proyek.

 

Sementara itu, Laboratorium Transportasi mengembangkan VR untuk menghadirkan simulasi pengalaman perjalanan menggunakan transportasi umum dari perspektif pengguna kursi roda. Simulasi ini mencakup perjalanan menggunakan taksi online (online ride-hailing), Transjakarta, hingga Kereta Rel Listrik (KRL). Melalui pengalaman virtual tersebut, pengguna diharapkan dapat memahami tahapan perjalanan serta berbagai aspek aksesibilitas yang dihadapi pengguna kursi roda ketika menggunakan layanan transportasi umum.

Pelaksanaan uji coba pada ICONIC 2026 turut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pengalaman pengguna, termasuk kualitas visualisasi, kemudahan navigasi, dan interaksi di dalam lingkungan virtual. Masukan yang diperoleh akan menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas simulasi agar lebih mudah digunakan, informatif, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Melalui pengembangan yang dilakukan oleh Laboratorium Manajemen Konstruksi dan Laboratorium Transportasi, DTSL FT UGM berupaya mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pendidikan teknik sipil. Ke depannya, teknologi VR ini diharapkan dapat terus disempurnakan sebagai media pembelajaran yang mendukung peningkatan kesadaran terhadap keselamatan kerja di sektor konstruksi sekaligus mendorong pemahaman mengenai pentingnya aksesibilitas dan inklusivitas dalam sistem transportasi umum. (Sumber: humas DTSL)