Petakan Kota 3D Hingga Simulasi Banjir, GeoAI Twinverse Unjuk Inovasi di ICONIC x GIFTS 2026
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Jumat, 6 November 2026
Petakan Kota 3D Hingga Simulasi Banjir, GeoAI Twinverse Unjuk Inovasi di ICONIC x GIFTS 2026
Rangkaian kegiatan ICONIC x GIFTS 2026 hari kedua yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Oktober 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, menghadirkan sesi Coffee Talk yang mengulas perkembangan teknologi geospasial terkini. Dalam sesi yang dipandu oleh Dr. Kartika Nur Rahma Putri sebagai moderator, GeoAI Twinverse (Geo-AIT) yang diwakili oleh Aulia Nur Fajriyah hadir sebagai salah satu narasumber utama. Diskusi ini memaparkan terobosan riset dan teknologi berbasis kecerdasan buatan geospasial (GeoAI) serta pemodelan Digital Twin 3D hasil kembangan Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).
Dalam pemaparannya, dipaparkan berbagai proyek strategis pengelolaan ruang digital yang telah dikembangkan oleh tim GeoAI Twinverse. Di antaranya adalah pembuatan Peta Dasar 3D DKI Jakarta berkonsep 3D City Level of Detail (LoD) 2 yang mencakup pemodelan sekitar dua juta bangunan dan 2.000 kilometer jalan di atas area seluas 65.000 hektar. Selain itu, GeoAI Twinverse juga memetakan pemodelan 3D untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Bontang seluas 15.000 hektar dengan 45.358 bangunan, serta pemodelan Digital Twin Bina Marga.


Transformasi digital infrastruktur ini didukung oleh pengintegrasian berbagai teknologi akuisisi data presisi tinggi, seperti Terrestrial Laser Scanner (TLS), Simultaneous Localization and Mapping (SLAM), serta Drone LiDAR. Platform Digital Twin yang dibangun tidak hanya menampilkan visualisasi 3D, tetapi juga mampu melakukan simulasi kebencanaan seperti banjir, analisis potensi panel surya, hingga simulasi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR). Di samping itu, integrasi Building Information Modeling (BIM) Underground memperkuat pemetaan fasilitas bawah tanah secara mendalam.
Pemanfaatan teknologi GeoAI Twinverse turut diperluas ke sektor pemantauan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam. Melalui aplikasi GeoCarbon, platform ini mampu mengintegrasikan data spasial perkebunan untuk menghitung estimasi stok karbon dan biomassa pohon. Lebih lanjut, dikembangkan pula Re-wetting System PEAT Land berupa Dashboard Nasional untuk memantau progres pembasahan lahan gambut pada 866 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG), serta integrasi sensor real-time cuaca, tinggi muka air, dan analitik CCTV di kawasan kampus FT UGM.
GeoAI Twinverse telah mencatatkan lebih dari 70 proyek dan 20 kolaborasi lintas sektor. Kehadiran GeoAI Twinverse pada Coffee Talk ICONIC x GIFTS 2026 ini menegaskan peran vital akademisi UGM dalam mendorong digitalisasi infrastruktur dan perencanaan kota pintar di Indonesia. Melalui sinergi riset dan penerapan industri, inovasi geospasial ini diharapkan terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Sumber: Humas DTSL)
















