Alunan Gendhing Jawa dari Alumni Teknik Sipil UGM ’84 (SIPODEM) Iringi Pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-43 dan Kongres ke-15 HATHI
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Rabu, 9 September 2026
Alunan Gendhing Jawa dari Alumni Teknik Sipil UGM ’84 (SIPODEM) Iringi Pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-43 dan Kongres ke-15 HATHI
Alunan gendhing Jawa turut mengiringi pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-43 dan Kongres ke-15 Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) yang diselenggarakan di Auditorium Gedung B Lantai 6, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM). Nuansa budaya Jawa terasa kuat dalam rangkaian pembukaan melalui penampilan tarian Ayun-Ayun yang diiringi secara langsung oleh keluarga Alumni Teknik Sipil UGM Angkatan 1984 yang tergabung dalam SIPODEM.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian istimewa dalam rangkaian pembukaan kegiatan ilmiah dan organisasi yang mempertemukan para ahli, akademisi, praktisi, serta anggota HATHI dari berbagai daerah di Indonesia. Gendhing Jawa yang dimainkan oleh Bapak, Ibu, dan keluarga Alumni Teknik Sipil UGM ’84 tidak hanya menghadirkan suasana yang hangat dan khidmat, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kekayaan seni dan budaya Jawa yang melekat dengan lingkungan Universitas Gadjah Mada.



PIT ke-43 dan Kongres ke-15 HATHI dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Menteri Pekerjaan Umum, perwakilan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Rektor Universitas Gadjah Mada, Ketua Umum HATHI, sejumlah pejabat dan undangan lainnya, serta anggota HATHI dari seluruh Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya forum HATHI sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan pengembangan keilmuan di bidang teknik hidraulik dan sumber daya air.
Keterlibatan SIPODEM dalam pembukaan kegiatan menjadi perpaduan menarik antara tradisi, kekeluargaan alumni, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Alunan gendhing Jawa yang mengiringi tarian Ayun-Ayun memberikan sentuhan budaya yang memperkaya suasana PIT ke-43 dan Kongres ke-15 HATHI sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan akademik dan profesional dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya. Kehadiran keluarga Alumni Teknik Sipil UGM Angkatan ’84 turut mempererat hubungan antargenerasi serta memperkuat semangat kebersamaan dalam keluarga besar Teknik Sipil UGM. (Sumber: humas DTSL)


























