- Beranda
- 2026
2026
Perkuat Pengembangan Infrastruktur dan SDM, DTSL FT UGM Jalin Kerja Sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Pacitan
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Senin, 26 Oktober 2026
Perkuat Pengembangan Infrastruktur dan SDM, DTSL FT UGM Jalin Kerja Sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Pacitan
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026 bertempat di Ruang Sidang Merah Gedung A Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) FT UGM. Penandatanganan ini dilakukan secara langsung oleh Dekan FT UGM, Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., bersama Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, Ir. Suparlan, S.Sos., S.T., M.M., IPM.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Ir. Heru Wihoho Supadi Putra, M.Si., beserta jajaran Pemkab Pacitan meliputi Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Sekretaris Bappeda, dan para Kepala Bidang Dinas PUPR. Sementara itu, pihak DTSL FT UGM dihadiri oleh Sekretaris DTSL, Dr.Eng. Ir. Sito Ismanti, S.T., M.Eng., IPM., para Ketua dan Sekretaris Program Studi, serta jajaran dosen DTSL. Rangkaian acara dibuka dengan penyampaian sambutan secara berurutan oleh Sekda Pacitan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pacitan, dan diakhiri oleh Dekan FT UGM.


Kerja sama bertajuk “Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Pengembangan Kompetensi di Bidang Teknik” ini berlaku untuk jangka waktu lima tahun dan dapat diperpanjang. Kolaborasi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Dinas PUPR Kabupaten Pacitan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta pemenuhan kompetensi teknis keinsinyuran. Di sisi lain, FT UGM siap membagikan keahlian dan kepakaran akademiknya guna mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang berkelanjutan.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup lima bidang utama keteknikan. Bidang-bidang tersebut meliputi teknik sipil (perencanaan jalan, jembatan, dan gedung), infrastruktur lingkungan (air minum, sanitasi, persampahan, dan drainase), sumber daya air (bangunan air dan irigasi), penataan ruang dan kawasan, serta pengendalian mutu bahan dan komponen infrastruktur.
Sebagai implementasi konkret, kedua pihak menyepakati berbagai program seperti magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa, penelitian skripsi/tesis berbasis studi kasus di Pacitan, hingga penyusunan dokumen dan pendampingan pengawasan teknis. Selain itu, kerja sama ini juga membuka peluang pelaksanaan kuliah tamu oleh praktisi Dinas PUPR di kampus UGM, serta penyelenggaraan seminar dan kuliah lapangan bersama demi penguatan akademis dan kemajuan pembangunan infrastruktur daerah.
Inovasi Jala Raksa pada Perancangan Bendungan Tirta Gama Multipurpose Berbasis IWRM Membawa Tim Avatar Meraih Juara 2 Perlombaan Lomba Rancang Bendungan Nasional ke-X Civil Zone 2026
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLPrestasi Mahasiswa Senin, 26 Oktober 2026
Inovasi Jala Raksa pada Perancangan Bendungan Tirta Gama Multipurpose Berbasis IWRM Membawa Tim Avatar Meraih Juara 2 Perlombaan Lomba Rancang Bendungan Nasional ke-X Civil Zone 2026
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencetak prestasi membanggakan di ajang Lomba Rancang Bendungan Nasional ke-X (LRBN ke-X) Civil Zone 2026. Tim Avatar yang diketuai oleh Muhammad Rafee Faiz A. A. (Teknik Sumber Daya Air 2024) dan beranggotakan Liant Indu Devina (Teknik Sumber Daya Air 2024) serta Toriq Habib (Teknik Sumber Daya Air 2024), didampingi oleh dosen pembimbing Ir. Neil Andika, S.T., M.Sc., Ph.D., telah berhasil mendapatkan gelar Juara 2 pada kompetisi tersebut. Kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram.
Tim Avatar dalam kompetisi tersebut merancang karya inovasi berjudul “Perancangan Bendungan Tirta Gama Multipurpose Berbasis IWRM dengan Inovasi Jala Raksa sebagai Sistem Operasi Adaptif Drought-to-Recovery untuk Meningkatkan Ketahanan Air, Energi, dan Pangan”. Inovasi tersebut mempunyai latar belakang berupa tantangan dalam perencanaan bendungan yang menuntut pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi dan adaptif terhadap perubahan kondisi hidrologi, khususnya masalah kekeringan. Tim Avatar mengintegrasikan fungsi bendungan multiguna berbasis Integrated Water Resources Management (IWRM) dengan inovasi sistem “Jala Raksa”. Pada pengaplikasiannya, inovasi ini menjadi sistem operasi yang adaptif terhadap dinamika ketersediaan air guna menunjang ketahanan air baku, produksi energi, dan pasokan irigasi bagi ketahanan pangan.
Lomba Rancang Bendungan Nasional (LRBN) merupakan ajang kompetisi teknik bergengsi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Pada waktu seleksi, Tim Avatar mengumpulkan proposal yang berisikan detail perancangan, analisis teknis, hingga Rencana Anggaran Biaya (RAB) bendungan. Rangkaian final diselenggarakan secara luring mulai tanggal 18 hingga 22 Oktober 2026 di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Tim Avatar berhasil meraih peringkat dua (Juara 2) pada sesi final yang diikuti oleh 10 finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada sesi presentasi tanggal 20 Oktober 2026, Tim Avatar memaparkan inovasi rancangan sekaligus mempresentasikan visualisasi maket bendungan secara langsung, lalu dilanjut dengan sesi tanya jawab oleh dewan juri. Download sertifikat (Sumber: Tim Avatar/Humas DTSL)
Tim Ditinggal Jeki KKN Universitas Gadjah Mada Meraih Juara 1 dan Presentasi Terbaik pada National Youth Innovation Expo 2026
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLPrestasi Mahasiswa Senin, 26 Oktober 2026
Tim Ditinggal Jeki KKN Universitas Gadjah Mada Meraih Juara 1 dan Presentasi Terbaik pada National Youth Innovation Expo 2026
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi melalui Tim Ditinggal Jeki KKN yang berhasil meraih Juara 1 dan Juara Kategori Presentasi Terbaik pada National Youth Innovation Expo (NYIE) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang. Tim Ditinggal Jeki KKN diketuai oleh Dzaky Anjalu Nurrahman dan beranggotakan Liant Indu Devina serta Nashifa Athanaila Fathoni, seluruhnya merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Sumber Daya Air (TSDA), Universitas Gadjah Mada, dengan didampingi oleh Ir. Rachmad Jayadi, M.Eng., Ph.D.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Ditinggal Jeki KKN mengusung inovasi berjudul “EcoSmart Detention Park untuk Pengendalian Banjir dan Peningkatan Kualitas Air Sungai Code”. Inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya risiko banjir perkotaan akibat berkurangnya daerah resapan serta permasalahan penurunan kualitas air Sungai Code akibat limpasan yang tercemar. Melalui inovasi ini, tim menawarkan konsep infrastruktur hijau dan abu berbasis Nature Based Solution yang dilengkapi Internet of Things (IoT).
National Youth Innovation Expo (NYIE) 2026 merupakan kompetisi inovasi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang. Dalam kompetisi tersebut, peserta melalui tahapan penyusunan proposal dan pembuatan maket sebagai representasi dari inovasi yang ditawarkan. Setelah melalui tahap seleksi, Tim Ditinggal Jeki KKN berhasil melaju ke babak final yang diikuti oleh enam tim finalis.
Pada tahap final yang diselenggarakan pada 13 Agustus 2026, Tim Ditinggal Jeki KKN mempresentasikan inovasi EcoSmart Detention Park di hadapan dewan juri sekaligus memamerkan maket yang menggambarkan konsep dan komponen utama inovasi. Melalui presentasi dan pemaparan inovasi tersebut, Tim Ditinggal Jeki KKN berhasil meraih Juara 1 National Youth Innovation Expo 2026 sekaligus memperoleh penghargaan Presentasi Terbaik. Unduh sertifikat (Sumber: tim Ditinggal Jeki KKN/Humas DTSL)
DTSL dan FT UGM Kaji Kerjasama Student Mobility dengan Massey University
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Selasa, 20 Oktober 2026
DTSL dan FT UGM Kaji Kerjasama Student Mobility dengan Massey University
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM) terus memperluas jejaring akademis internasional sebagai salah satu upaya membuka peluang bagi para mahasiswa. Pada Senin (19/10/2026), jajaran pimpinan fakultas dan departemen menggelar pertemuan strategis bersama perwakilan dari Massey University, Selandia Baru, di Ruang Jepara, Gedung Prof. Roosseno SGLC FT UGM. Pertemuan ini difokuskan pada diskusi penjajakan program Student Mobility yang dirancang untuk memperkuat pengalaman global bagi mahasiswa di lingkungan Fakultas Teknik UGM.


Inisiasi kerja sama ini dihadiri langsung oleh Dr. Chandana Siriwardana dari Massey University, serta Professor Monty Sutrisna yang bergabung secara daring. Kehadiran perwakilan Massey University ini disambut hangat oleh pimpinan fakultas yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. selaku Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik, didampingi Manajer Layanan Pengembangan Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik, Dr. Yani Rahmawati, S.T., M.T.
Diskusi berjalan interaktif dengan pembahasan fokus pada penyelarasan kurikulum serta skema pertukaran mahasiswa. Hadir Ketua Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Dr. Eng. Alexander Rani Suryandono, S.T., M.Arch., serta Ketua Program Studi Doktor Teknik Sipil, Prof. Ir. Iman Satyarno, M.E., Ph.D., IPU. Keduanya memberikan pandangan terkait kesiapan program studi dalam menyambut kolaborasi pembelajaran lintas negara ini.
Komitmen untuk mematangkan teknis pelaksanaan program juga didukung oleh perwakilan program studi lainnya, yakni Sekretaris Prodi Magister Teknik Sipil, Angga Fajar Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D., Sekretaris Prodi Sarjana Teknik Sipil, Ir. Tantri Nastiti Handayani, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., serta Dr. Kartika Nur Rahma Putri, S.T., M.T. selaku dosen DTSL FT UGM. Para akademisi saling bertukar gagasan mengenai potensi pertukaran pelajar, riset bersama, hingga peningkatan kompetensi lulusan di ranah internasional. Melalui penjajakan awal ini, FT UGM dan Massey University berharap program student mobility mampu memberikan wawasan global, mengasah adaptabilitas kultur, serta meningkatkan daya saing para mahasiswa FT UGM di tingkat internasional.
Tim PKM DTSL UGM Terapkan Sawah Gama berbasis IoT di Desa Sidoluhur Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDAPengabdian MasyarakatRilis Berita Kamis, 8 Oktober 2026
Tim PKM DTSL UGM Terapkan Sawah Gama berbasis IoT di Desa Sidoluhur Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman
Tim Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) baru saja melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Tanjung Pare, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, pada Rabu, 7 Oktober 2026. Kegiatan peninjauan lapangan ini dilaksanakan oleh Tim Monev FT UGM dan Tim Pelaksana PKM dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung implementasi program pendampingan pengembangan budidaya padi sawah yang memanfaatkan inovasi teknologi Sawah Gama berbasis Internet of Things (IoT).
Desa Sidoluhur di Kapanewon Godean, Sleman, memiliki potensi pertanian dengan hamparan sawah beririgasi. Meskipun tersedia saluran irigasi, namun produktivitas sawah di lahan ini belum maksimal. Petani umumnya hanya bisa melakukan dua kali masa tanam, atau tiga kali jika debit aliran di saluran irigasi masih dapat digunakan pada masa tanam 3 di musim kemarau. Melihat celah untuk meningkatkan hasil panen petani, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) FT UGM mengambil inisiatif untuk melakukan intervensi teknologi agar penggunaan air irigasi dan pelaksanaan budidaya tanam menjadi lebih efisien.




Struktur dan tekstur tanah setempat memiliki karakteristik yang menyebabkan kehilangan air cukup besar akibat perkolasi, yaitu meresapnya air di petak sawah ke lapisan bawah tanah. Air irigasi yang dialirkan menjadi cepat menyusut dan tidak tertahan lama di area perakaran. Kondisi ini menuntut adanya perbaikan agar faktor kehilangan air tersebut dapat dicegah atau diminimalkan agar dihasilkan efisiensi penggunaan air irigasi semaksimal mungkin.
Solusi atas masalah perkolasi tersebut, Tim PKM DTSL FT UGM merancang inovasi Sawah Gama yaitu sistem irigasi sawah dengan memasang lapisan geoembran di bawah zona perakaran tanaman yang diintegrasikan dengan teknologi pintar Internet of Things (IoT). Pemasangan lapisan geomembran dimaksudkan untuk mencegah terjadinya perkolasi. Tidak berhenti pada upaya perbaikan fisik lahan, sistem IoT juga diterapkan dengan memasang sensor di dalam tanah untuk pemantauan kondisi lahan dengan mengukur dan merekam data kelembaban tanah, pH, suhu, serta kandungan N, P dan K secara kontinyu. Pemberian air irigasi akan akan dilakukan jika kelembaban tanah mencapai batas bawah tertentu sampai pada kondisi jenuh melalui pompa dan jaringan pipa PVC yang dikendalikan oleh IoT.
Dengan penerapan inovasi tersebut, pemberian air irigasi dapat dilakukan secara tepat waktu dan tepat jumlah sesuai kebutuhan riil tanaman. Untuk membuktikan efektivitas sistem ini kepada warga desa, tim membangun petak percontohan (demplot) sawah berlapis geomembran berukuran 3,3 x 10 meter persegi. Demplot ini dibagi menjadi 12 petak uji, yang terdiri dari 4 petak menggunakan media pasir pantai dan 8 petak lainnya menggunakan tanah sawah lokal.
Tim kegiatan PKM ini dikoordinir oleh Prof. Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr. dengan anggota beberapa dosen DTSL FT UGM lainnya, yakni Ir. Rachmad Jayadi, M.Eng., Ph.D., Ir. Endita Prima Ari Pratiwi, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., Prof. Ir. Bambang Suhendro, M.Sc., Ph.D., IPU., dan Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T., IPU., ASEAN. Eng. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi riset yang baik dengan melibatkan Reja Putra Jaya, mahasiswa S3 Doktor Teknik Sipil, untuk bersama-sama mewujudkan sistem pertanian yang lebih hemat air dan produktif bagi masyarakat, khususnya di Desa Sidoluhur, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.
Mempererat Silaturahmi dan Membangun Jaringan Profesional, Alumni Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada Angkatan 2001 Selenggarakan Reuni Perak
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Senin, 5 Oktober 2026
Mempererat Silaturahmi dan Membangun Jaringan Profesional, Alumni Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada Angkatan 2001 Selenggarakan Reuni Perak
Alumni Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2001 menyelenggarakan Reuni Perak sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun dan memperkuat jaringan profesional antarlulusan. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026 mulai pukul 11.00 WIB, bertempat di Co-Working Space Gedung B Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) FT UGM Lantai 3. Reuni diikuti oleh alumni Teknik Sipil UGM angkatan 2001 yang hadir secara luring maupun daring dari berbagai daerah.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia Sachiko M Lestari, M.Sc., dan sambutan dari Sekretaris Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM, Dr.Eng. Sito Ismanti. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi atas terselenggaranya Reuni Perak sebagai wadah untuk menjaga hubungan kekeluargaan dan memperkuat jejaring alumni. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta penayangan video ucapan dari para alumni yang berhalangan hadir secara langsung. Suasana kekeluargaan semakin terasa melalui berbagai cerita dan pengalaman yang dibagikan oleh para alumni selama 25 tahun perjalanan setelah menempuh pendidikan di Teknik Sipil UGM.




Reuni Perak tersebut juga menjadi momentum untuk melihat kiprah dan kontribusi alumni Teknik Sipil UGM angkatan 2001 yang telah berkarier di berbagai sektor strategis. Sejumlah alumni dipercaya menduduki posisi penting di BUMN, instansi pemerintah, maupun perguruan tinggi, di antaranya Prof. Dr.Eng. Ir. M. Zudhy Irawan, S.T., M.T., IPM., Ketua Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM; Ir. Verly Widiantoro, S.T., M.T., M.B.A., IPM., Direktur Teknik & Produksi PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton); Arvikho Herdantyo Wibowo, Wakil Kepala Divisi Bisnis Strategi dan Pemasaran PT Waskita Karya (Persero) Tbk; Tri Wahyu Subekti, Direktur Utama PT Jasa Marga Tollroad Operator; serta Rianto Rili Prihatmantyo, M.Sc., Wakil Direktur I PTDI STTD, dan sejumlah alumni lainnya. Kiprah tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi alumni Teknik Sipil UGM dalam pembangunan dan pengembangan bidang infrastruktur di Indonesia.
Suasana reuni semakin meriah dengan berbagai kegiatan kebersamaan, antara lain foto bersama, hiburan band yang dibawakan oleh mahasiswa Teknik Sipil UGM, penyerahan kenang-kenangan, serta permainan dan kuis yang melibatkan para peserta. Lebih dari sekadar ajang temu kangen, Reuni Perak Alumni Teknik Sipil UGM angkatan 2001 menjadi ruang untuk merawat persaudaraan, berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, dan membangun kolaborasi yang diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi almamater, masyarakat, serta pembangunan Indonesia. (Sumber: humas DTSL)
Kuliah Umum Keairan dengan Tema Peningkatan Sistem Tata Air untuk Berbagai Kondisi Hidrotopografi pada Unit Pengembangan Rawa Pasang Surut dalam Mendukung Produksi Bahan Pangan
Berita DTSBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Kamis, 1 Oktober 2026
Kuliah Umum Keairan dengan Tema Peningkatan Sistem Tata Air untuk Berbagai Kondisi Hidrotopografi pada Unit Pengembangan Rawa Pasang Surut dalam Mendukung Produksi Bahan Pangan
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan topik “Peningkatan Sistem Tata Air untuk Berbagai Kondisi Hidrotopografi pada Unit Pengembangan Rawa Pasang Surut dalam Mendukung Produksi Bahan Pangan” pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Ruang Sidang Merah DTSL FT UGM ini menghadirkan Dr. Ir. F.X. Suryadi, Dipl.HE. sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan pembelajaran dan wawasan akademik mahasiswa dalam bidang teknik keairan, khususnya terkait pengelolaan kawasan rawa pasang surut.
Kuliah umum turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam (MTPBA), Dr. Ir. Benazir, S.T., M.Eng., IPM. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa jenjang Sarjana, Magister, dan Doktor dari berbagai minat studi dan program yang relevan, khususnya bidang keairan. Kehadiran mahasiswa lintas jenjang tersebut memberikan ruang untuk memperluas perspektif akademik sekaligus mendorong terjadinya pertukaran pengetahuan mengenai berbagai persoalan dan pendekatan dalam pengelolaan sumber daya air.



Dalam pemaparannya, Dr. Ir. F.X. Suryadi, Dipl.HE. membahas sistem tata air pada kawasan rawa pasang surut yang memiliki karakteristik dan kondisi hidrotopografi yang beragam. Pemahaman terhadap kondisi hidrotopografi menjadi aspek penting dalam menentukan pendekatan pengelolaan tata air yang tepat, karena setiap kawasan memiliki karakteristik, tantangan, serta kebutuhan pengelolaan yang berbeda. Melalui materi yang disampaikan, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan dan peningkatan sistem tata air pada unit pengembangan rawa pasang surut.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa mengenai tantangan dan pendekatan dalam pengelolaan tata air rawa pasang surut, khususnya dalam kaitannya dengan peningkatan produktivitas dan keberlanjutan produksi bahan pangan. Selain memperkuat pemahaman teoritis, kegiatan ini juga memberikan perspektif praktis mengenai penerapan konsep tata air dalam menghadapi kondisi kawasan yang beragam. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan dan kompetensi untuk berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya air yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan. (sumber: humas DTSL)
DTSL FT UGM Angkat Peran Kampus dalam Pengembangan Smart Sanitation di Townhall Muda Yogyakarta
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Senin, 28 September 2026
DTSL FT UGM Angkat Peran Kampus dalam Pengembangan Smart Sanitation di Townhall Muda Yogyakarta
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM) turut berkontribusi dalam kegiatan Townhall Muda for Smart Sanitation Yogyakarta yang diselenggarakan pada Senin, 21 September 2026 di Auditorium Gedung B DTSL FT UGM. Dalam kegiatan yang mengangkat tema “From Waste to Worth: Membangun Ekosistem Kolaboratif untuk Smart Sanitation di Yogyakarta” tersebut, Ir. Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN. Eng., selaku Kepala Program Studi Teknik Infrastruktur Lingkungan, DTSL FT UGM, hadir sebagai salah satu pembicara dalam sesi panel discussion.
Dalam sesi tersebut, Ni Nyoman Nepi Marleni membahas implementasi Smart Sanitation di lingkungan kampus serta peluang pengembangannya sebagai living laboratory. Lingkungan perguruan tinggi dipandang sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan dan menguji pendekatan sanitasi secara langsung, sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan pengetahuan di bidang infrastruktur lingkungan.
Pembahasan juga diarahkan pada peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan Smart Sanitation melalui riset, inovasi, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Dalam konteks tersebut, kampus tidak hanya berperan sebagai pengguna teknologi dan sistem sanitasi, tetapi juga sebagai ruang untuk menghasilkan pengetahuan serta mengembangkan berbagai gagasan yang dapat mendukung penyelesaian persoalan sanitasi.



Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah bagaimana UGM dapat memanfaatkan Smart Sanitation sebagai media pembelajaran, penelitian, dan inovasi. Pemanfaatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat lebih jauh dalam pengembangan solusi sanitasi, baik melalui kegiatan akademik maupun eksplorasi dan pengembangan inovasi yang berkaitan dengan kebutuhan nyata di lingkungan kampus dan masyarakat.
Keterlibatan Ni Nyoman Nepi Marleni dalam Townhall Muda for Smart Sanitation Yogyakarta turut memperkuat peran Prodi Teknik Infrastruktur Lingkungan DTSL FT UGM dalam mendorong pembahasan isu sanitasi dari perspektif akademik. Melalui forum yang mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, organisasi, dan pemangku kepentingan lainnya, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan solusi sanitasi yang inovatif dan berkelanjutan di Yogyakarta.
DTSL FT UGM Dukung Kolaborasi dalam Pengembangan Smart Sanitation
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Senin, 28 September 2026
DTSL FT UGM Dukung Kolaborasi dalam Pengembangan Smart Sanitation
Townhall Muda for Smart Sanitation Yogyakarta diselenggarakan pada Senin, 21 September 2026 di Auditorium Gedung B, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM). Kegiatan ini terlaksana bekerja sama dengan Program Studi Teknik Infrastruktur Lingkungan DTSL FT UGM dengan mengangkat tema “From Waste to Worth: Membangun Ekosistem Kolaboratif untuk Smart Sanitation di Yogyakarta”. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 13.25 WIB dan diikuti oleh berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu sanitasi di Yogyakarta.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, safety induction, serta menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan Hymne Gadjah Mada. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dan Pijar Foundation. Selanjutnya, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, selaku Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri) D.I. Yogyakarta hadir sebagai keynote speaker.
Sesi berikutnya menghadirkan Smart Sanitation Equipment Handover Ceremony serta Voices of Community dari perwakilan komunitas pemuda. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panel discussion session yang menghadirkan Danang Setiadi, S.I.P., M.T. dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, Ir. Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., ASEAN. Eng. selaku Head of the Environmental Infrastructure Engineering Study Program Universitas Gadjah Mada, Anthony Marwan Dermawan dari Pijar Foundation, serta Santipong Grailert dari Global Water & Sanitation Center (GWSC). Diskusi dimoderatori oleh Ir. Nurul Alvia Istiqomah, S.T., M.Sc., Ph.D., sebagai Kepala Laboratorium Teknik Penyehatan dan Lingkungan, DTSL FT UGM.



Selain diskusi panel, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion, presentasi kelompok, dan sesi tanya jawab. Rangkaian tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk membahas isu sanitasi secara lebih mendalam sekaligus menyampaikan gagasan dan hasil diskusi kelompok. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi penutupan dan Smart Sanitation Site Visit sebagai agenda akhir Townhall Muda for Smart Sanitation Yogyakarta.
Melalui keterlibatan Program Studi Teknik Infrastruktur Lingkungan DTSL FT UGM, kegiatan ini menjadi bagian dari ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam membahas pengembangan sanitasi di Yogyakarta. Kehadiran sivitas akademika DTSL FT UGM dalam kegiatan juga memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mempertemukan perspektif akademik dan praktik lapangan dalam isu infrastruktur lingkungan dan sanitasi.


