• Tentang UGM
  • Brand UGM
  • FT UGM
  • Pusat TI
  • Riset
  • Perpustakaan
  • Simaster
  • Simeru
  • Informasi Publik
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
  • Tentang UGM
  • Brand UGM
  • FT UGM
  • Pusat TI
  • Riset
  • Perpustakaan
  • Simaster
  • Simeru
  • Informasi Publik
  • Indonesia
    • Indonesia
    • English
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Sejarah
    • Tentang Teknik Sipil
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Manajemen
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Tenaga Kependidikan
  • PROGRAM STUDI
    • International Undergraduate Program
    • Sarjana Teknik Sipil
    • Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan
    • Sarjana Teknik Sumber Daya Air
    • Magister Teknik Sipil
    • Magister Sistem dan Teknik Transportasi
    • Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam
    • Doktor Teknik Sipil
  • KERJASAMA
    • Kerjasama
  • FASILITAS DAN LAYANAN
    • Fasilitas
      • Lab. Bahan Bangunan
      • Lab. Struktur
      • Lab. Hidraulika
      • Lab. Mekanika Tanah
      • Lab. Transportasi
      • Lab. Penyehatan
      • Lab. Komputasi
      • Fasilitas Lain
    • Layanan
  • AKTIVITAS
    • Journal of the Civil Engineering Forum (JCEF)
    • Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI)
    • Keluarga Mahasiswa (KMTSL)
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Kegiatan Kemahasiswaan
    • Alumni Teknik Sipil (KATSGAMA)
  • KARYA DOSEN
    • Buku Ajar Dosen
  • BERANDA
  • PROFIL
    • Sejarah
    • Tentang Teknik Sipil
    • Visi dan Misi
    • Tujuan dan Sasaran
    • Manajemen
    • Struktur Organisasi
    • Dosen
    • Tenaga Kependidikan
  • PROGRAM STUDI
    • International Undergraduate Program
    • Sarjana Teknik Sipil
    • Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan
    • Sarjana Teknik Sumber Daya Air
    • Magister Teknik Sipil
    • Magister Sistem dan Teknik Transportasi
    • Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam
    • Doktor Teknik Sipil
  • KERJASAMA
    • Kerjasama
  • FASILITAS DAN LAYANAN
    • Fasilitas
      • Lab. Bahan Bangunan
      • Lab. Struktur
      • Lab. Hidraulika
      • Lab. Mekanika Tanah
      • Lab. Transportasi
      • Lab. Penyehatan
      • Lab. Komputasi
      • Fasilitas Lain
    • Layanan
  • AKTIVITAS
    • Journal of the Civil Engineering Forum (JCEF)
    • Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI)
    • Keluarga Mahasiswa (KMTSL)
    • Organisasi Kemahasiswaan
    • Kegiatan Kemahasiswaan
    • Alumni Teknik Sipil (KATSGAMA)
  • KARYA DOSEN
    • Buku Ajar Dosen
  • Beranda
  • 2026
Arsip:

2026

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Selasa, 7 Juli 2026

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

“Dulu kami hampir kehilangan harapan. Selama 14 tahun bendung ini rusak, sawah kami kekurangan air, dan kehidupan masyarakat ikut terpuruk. Alhamdulillah, sekarang harapan itu hidup kembali.”

Dengan mata berkaca-kaca, Kepala Desa Limboro, Kifli, mengenang perubahan besar yang dialami desanya. Bagi masyarakat Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, keberhasilan memperbaiki bendung irigasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi titik balik kebangkitan masyarakat menuju kemandirian dan ketahanan pangan.

Kisah tersebut bermula dari Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Tadulako (UNTAD) tahun lalu yang dibimbing oleh dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL), Fakultas Teknik UGM. Mahasiswa KKN berhasil menginisiasi gerakan gotong royong masyarakat untuk memperbaiki bendung irigasi yang telah rusak selama sekitar 14 tahun.

Tanpa alat berat dan tanpa anggaran yang besar, masyarakat bersama mahasiswa bergandengan tangan memperbaiki bendung yang selama bertahun-tahun terbengkalai. Hasilnya, sekitar 43 hektare sawah kembali memperoleh air irigasi. Pada musim panen pertama setelah bendung berfungsi, produktivitas padi mencapai hingga 8 ton per hektare, menghadirkan harapan baru bagi para petani.

Dampak keberhasilan tersebut tidak berhenti pada sektor pertanian. Industri kecil di desa ikut bergeliat. Penggilingan padi kembali beroperasi, usaha penyedia sarana produksi pertanian berkembang, aktivitas perdagangan meningkat, dan perputaran ekonomi desa mulai tumbuh seiring pulihnya produksi pertanian.

Yang paling membanggakan, menurut Kifli, adalah bangkitnya kembali semangat gotong royong masyarakat.

 

“Selama bertahun-tahun kami menunggu bantuan. Ternyata perubahan justru dimulai ketika masyarakat bergerak bersama. Mahasiswa KKN yang datang jauh dari Yogyakarta mengajarkan kami untuk kembali percaya pada kekuatan kebersamaan,” ungkapnya.

Kebangkitan tersebut juga menghidupkan kembali kelembagaan lokal. Lembaga adat pengelola irigasi kembali aktif di bawah kepemimpinan Bangunasa, tokoh adat yang mengatur tata kelola air dan tata budi daya pertanian berdasarkan nilai-nilai budaya lokal. Peran kelembagaan adat ini menjadi modal sosial yang penting untuk menjaga keberlanjutan sistem irigasi sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat.

Keberhasilan di Desa Limboro menjadi salah satu alasan mengapa pada bulan Juli tahun ini Program KKN Kolaborasi UGM–UNTAD kembali dilaksanakan di Kecamatan Banawa Tengah. Sebanyak 30 mahasiswa UGM dan 30 mahasiswa UNTAD diterjunkan untuk bekerja bersama masyarakat di Desa Towale dan Desa Limboro.

Kehadiran mahasiswa tahun ini bukan sekadar mengulang program sebelumnya, melainkan melanjutkan proses pemberdayaan masyarakat yang telah dimulai. Berbagai program telah disiapkan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengembangan perikanan dan rumput laut, pemberdayaan UMKM, konservasi lingkungan, penguatan kelembagaan desa, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Kisah bendung irigasi Limboro hanyalah satu dari puluhan program yang telah dan sedang dilaksanakan mahasiswa KKN UGM–UNTAD di Donggala. Di balik setiap program terdapat proses belajar bersama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menemukan solusi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal.

Bagi DTSL FT UGM, KKN bukan hanya wahana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga laboratorium nyata penerapan ilmu keteknikan untuk menjawab persoalan masyarakat. Keberhasilan Limboro menunjukkan bahwa ketika ilmu pengetahuan dipadukan dengan gotong royong, kepemimpinan lokal, dan semangat kolaborasi, perubahan yang berkelanjutan dapat diwujudkan.

Panen raya kedua yang akan berlangsung pada bulan Juli ini menjadi simbol bahwa benih yang ditanam mahasiswa KKN tahun lalu telah tumbuh menjadi harapan baru bagi masyarakat. Harapannya, kolaborasi UGM, UNTAD, pemerintah daerah, dan masyarakat Donggala akan terus melahirkan inovasi-inovasi yang memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.

(sumber: humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Selasa, 7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

Ketika banjir bandang surut, proses pemulihan baru saja dimulai. Selain membangun kembali rumah yang rusak, masyarakat juga membutuhkan ruang untuk kembali beraktivitas, beribadah, bermusyawarah, memperoleh layanan kesehatan, hingga menjalankan berbagai kegiatan bersama. Dalam konteks inilah, peran rekayasa teknik sipil tidak berhenti pada pembangunan sebuah struktur, tetapi juga merancang solusi yang mendukung pulihnya kehidupan masyarakat secara bertahap.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi dosen Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam berbagai upaya pemulihan pascabencana. Melalui kolaborasi di Group Penelitian TANGGUH Fakultas Teknik UGM, Dr. Ashar Saputra dan Dr. Rafif Zufarihsan bersama peneliti lintas disiplin mengembangkan model fasilitas publik sementara yang memanfaatkan material lokal sebagai solusi konstruksi yang adaptif terhadap kondisi lapangan.

Implementasi terbaru dilakukan di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang melalui pembangunan Balai Warga yang berfungsi sebagai community center. Berlokasi di sekitar masjid desa, bangunan ini dirancang sebagai ruang multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan, posyandu, pemeriksaan kesehatan, musyawarah warga, penyaluran bantuan, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah terdampak banjir bandang.

Balai Warga tersebut bukan merupakan proyek yang berdiri sendiri. Pengembangannya berangkat dari pengalaman Group Penelitian TANGGUH dalam mendampingi masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara. Pada tahap sebelumnya, tim berhasil membangun lebih dari 100 hunian sementara serta Balai Masjid dengan memanfaatkan kayu hanyutan yang tersedia di lokasi bencana. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa material yang sebelumnya dipandang sebagai sisa bencana dapat diolah menjadi bagian dari solusi pemulihan yang cepat, efisien, dan sesuai dengan kondisi setempat.

Berbekal pengalaman tersebut, tim mengembangkan pendekatan konstruksi yang sederhana dan mudah diterapkan. Struktur bangunan dirancang menggunakan elemen-elemen kayu yang dapat dirakit dengan peralatan dasar seperti palu, gergaji, paku, serta bor sederhana apabila diperlukan. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat terlibat langsung dalam proses pembangunan sekaligus membuka peluang agar model yang sama dapat direplikasi di wilayah terdampak bencana lainnya.

Bagi dosen-dosen DTSL yang terlibat, pendekatan tersebut mencerminkan bagaimana kepakaran teknik sipil dapat diterjemahkan menjadi solusi yang aplikatif. Rekayasa struktur tidak hanya berorientasi pada aspek kekuatan dan keamanan bangunan, tetapi juga mempertimbangkan ketersediaan material, kemudahan pelaksanaan, efisiensi konstruksi, serta keberlanjutan pemanfaatannya oleh masyarakat.

Kontribusi tersebut juga merupakan bagian dari konsistensi penerapan kepakaran Dr. Ashar Saputra dalam bidang rekayasa struktur. Sebelumnya, ia terlibat dalam pengembangan Rumah Instan Struktur Baja (RISBA) untuk mendukung pemulihan pascabencana di Pulau Adonara, Nusa Tenggara Timur, serta berkontribusi dalam konstruksi Bamboo Dome pada penyelenggaraan KTT G20 di Bali. Berbagai pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan rekayasa struktur yang dikembangkan dapat diterapkan pada beragam konteks, mulai dari pembangunan infrastruktur berskala internasional hingga pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Melalui kolaborasi lintas disiplin, kontribusi dosen DTSL dalam Group Penelitian TANGGUH menunjukkan bahwa ilmu teknik sipil tidak hanya menghasilkan inovasi di ruang laboratorium atau ruang kelas. Kepakaran tersebut terus berkembang melalui penerapannya di lapangan, menjawab tantangan nyata yang dihadapi masyarakat, serta menghasilkan model pemulihan yang dapat dipelajari dan dikembangkan lebih lanjut di berbagai wilayah Indonesia (sumber: humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Lowongan Kerja dari CV Karya Hidup Sentosa (Quick Traktor)

Lowongan Kerja Jumat, 3 Juli 2026

Pengumuman Beasiswa Fasttrack dan PSA Semester Gasal 2026/2027

Uncategorized Senin, 29 Juni 2026

PSA Fast Track 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLPrestasi MahasiswaRilis Berita Jumat, 19 Juni 2026

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah perlombaan Geotechnical Engineering Competition 2026. Tim sotugyōsei merupakan tim yang diketuai oleh Abdurrahman Ghoni Halim (Teknik Sipil 2024) dan beranggotakan Rizki Rahmat Kurniawan (Teknik Sipil 2024) dan Zaki Bintang Nuswantoro (Teknik Sipil 2024) didampingi oleh Dr.Eng. Ir. Sito Ismanti, S.T., M.Eng., IPM. telah berhasil meraih gelar Juara 1 pada kompetisi bergengsi tersebut. Kompetisi ini diadakan oleh Universitas Widyatama.

Tim sotugyōsei dalam kompetisi tersebut mengangkat inovasi berjudul “Perkuatan Lereng dengan Integrasi Soil Nailing dan Drainase Horizontal”. Inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh permasalahan kestabilan lereng yang kerap terjadi di wilayah Indonesia, khususnya pada daerah dengan kondisi tanah yang rentan terhadap longsor akibat curah hujan tinggi dan beban dinamis. Tim sotugyōsei mengintegrasikan dua metode perkuatan lereng sekaligus, yaitu soil nailing sebagai elemen struktural penahan tanah dan sistem drainase horizontal untuk mengelola tekanan air pori di dalam massa tanah. Soil nailing diimplementasikan dengan analisis mendalam terhadap geometri lereng, jenis tanah, serta beban yang bekerja, sehingga konfigurasi paku tanah dapat dioptimalkan secara efektif. Sementara itu, drainase horizontal dirancang untuk menurunkan muka air tanah dan mengurangi tekanan hidrostatis yang menjadi salah satu faktor pemicu kelongsoran. Pada tahap implementasinya, solusi ini dirancang agar dapat diterapkan secara praktis oleh tenaga ahli di lapangan dengan mempertimbangkan aspek keekonomisan dan keberlanjutan.

Geotechnical Engineering Competition 2026 merupakan kompetisi nasional di bidang geoteknik yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada tahap seleksi, Tim sotugyōsei mengumpulkan laporan teknis yang memuat detail desain, analisis stabilitas lereng, serta perhitungan kebutuhan material secara komprehensif. Babak final diselenggarakan di Universitas Widyatama dan diikuti oleh sejumlah tim finalis terbaik dari berbagai institusi. Tim sotugyōsei berhasil menyisihkan seluruh pesaing dan meraih peringkat pertama setelah memaparkan inovasi mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bidang geoteknik, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berjalan dengan sangat baik.

(Sumber: Tim sotugyōsei/Humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Prestasi Tim Izin Tampil Cayank Meraih Juara 1 Perlombaan Innovative Essay Competition The 23rd Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLPrestasi MahasiswaRilis Berita Jumat, 19 Juni 2026

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuat prestasi di ajang perlombaan Innovative Essay Competition The 23rd Civil Engineering National Summit Universitas Indonesia. Tim Izin Tampil Cayank merupakan tim yang diketuai oleh Nurfadlilla Tri Warda (Teknik Sipil 2024) dengan beranggotakan Khansa Aqilla Putri (Teknik Sipil 2024) dan Zihan Nisa’ Ayu Salsabila (Teknik Infrastruktur Lingkungan 2024) serta didampingi oleh Ibu Ir. Endita Prima Ari Pratiwi, S.T., M.T., Ph.D., IPM.,  telah mendapatkan gelar Juara 1 dan Favorite Infografis pada kompetisi tersebut. Kompetisi tersebut diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Sipil Universitas Indonesia.

Tim Izin Tampil Cayank dalam kompetisi tersebut membuat inovasi essay berjudul “TIDESHIELD: Integrasi Curved Eco-Concrete Living Seawall dan Smart Water Control untuk Pengendalian Banjir Rob dan Penurunan Tanah”. TIDESHIELD merupakan inovasi infrastruktur pesisir terpadu yang mengintegrasikan Curved Eco-Concrete Living Seawall dengan sistem Smart Water Control berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengatasi banjir rob dan penurunan muka tanah di Jakarta Utara. Berbeda dengan seawall konvensional, TIDESHIELD menggunakan eco-concrete ramah lingkungan dengan tekstur berpori yang tidak hanya mampu mereduksi energi gelombang dan mencegah overtopping, tetapi juga mendukung pertumbuhan biota laut sehingga menciptakan ekosistem pesisir yang lebih berkelanjutan. Inovasi ini diperkuat dengan penggunaan piled raft foundation yang meningkatkan stabilitas struktur pada tanah aluvial lunak serta sistem polder, kolam retensi, pompa, dan pintu air otomatis yang bekerja secara real-time berdasarkan sensor ketinggian muka air. Keunggulan utama karya ini terletak pada pendekatan multidisiplin yang menggabungkan rekayasa teknik sipil, eco-engineering, teknologi digital, dan collaborative governance sehingga menghasilkan solusi adaptif, resilien, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan banjir rob di kawasan pesisir.

Melalui inovasi TIDESHIELD, kami berharap dapat memberikan solusi nyata yang adaptif dan ramah lingkungan dalam mengatasi banjir rob di pesisir Jakarta. Pencapaian dalam ajang Innovative Essay Competition The 23rd CENS UI ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi pembangunan infrastruktur Indonesia yang berkelanjutan

Kompetisi ini dilaksanakan dalam rentang bulan Maret hingga Mei 2026 yang terdiri dari penyisihan awal, CENScussion bersama TOP 10, serta Final Presentation. Tahap top 5 diikuti oleh 5 finalis yang berasal dari berbagai universitas terbaik di Indonesia seperti, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indoenesia, dan Universita Diponegoro. Tim Izin Tampil Cayank berhasil memperoleh Juara 1 dan Favorite Infographis dalam penguman final yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026 lalu.

(Sumber: Prestasi Tim Izin Tampil Cayank/Humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Prestasi Tim Sukses Lancar Skripsi DTSL FT UGM Meraih Juara 2 Lomba Analisis Geoteknik dalam Civil National Expo 2026

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TerbaruBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Kamis, 11 Juni 2026

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuat prestasi di ajang Lomba Analisis Geoteknik dalam Civil National Expo 2026. Tim Sukses Lancar Skripsi merupakan tim yang diketuai oleh Mohammad Althaf Ravi  (Teknik Sipil 2022) dan beranggotakan Nadine Ageng K.P (Teknik Sipil 2022), dan Alif Setya Ardana (Teknik Sipil 2022) didampingi oleh Dr.Eng. Ir. Sito Ismanti, S.T., M.Eng., IPM.  telah mendapatkan gelar Juara 2 pada kompetisi tersebut. Kompetisi tersebut diadakan Ikatan Mahasiswa Sipil Tarumanagara (IMASTA) Universitas Tarumanagara.

Tim Sukses Lancar Skripsi dalam kompetisi tersebut membuat penelitian berjudul “Evaluasi Kapasitas Dukung dan Kinerja Fondasi Slab on Pile pada Tanah Lunak terhadap Indikasi Overdesain”. Penelitian tersebut mempunyai latar belakang berupa perencanaan fondasi pada tanah lunak yang dilakukan dengan pendekatan konservatif demi alasan keamanan. Namun, pendekatan konservatif dalam perencanaan fondasi di tanah lunak berpotensi menghasilkan desain yang kurang efisien apabila tidak diimbangi dengan evaluasi yang komprehensif terhadap kebutuhan beban struktur. Oleh karena itu, diperlukan suatu kajian yang tidak hanya mengevaluasi kinerja fondasi eksisting, tetapi juga meninjau kembali efisiensi desain yang digunakan.

Civil National Expo 2026 merupakan kompetisi yang diadakan di Universitas Tarumanagara dan memiliki 4 kategori perlombaan tingkat perguruan tinggi nasional. Pada waktu seleksi, Tim Sukses Lancar Skripsi mengumpulkan proposal yang berisikan detail kajian beserta analisis-analisis yang dilakukan.  Final diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026.  Tim Sukses Lancar Skripsi berhasil meraih peringkat dua pada sesi final yang diikuti oleh 5 finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pada sesi final Tim Sukses Lancar Skripsi memaparkan kajian yang dilakukan kepada dewan juri yang berasal dari pihak universitas penyelenggara dan akademisi yang aktif di HATTI. (Sumber: Tim Sukses Lancar Skripsi/Humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Mengintegrasikan Mata Kuliah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Stabilitas Galian: Kuliah Lapangan DTSL UGM di Proyek RSUP Dr. Sardjito

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Kamis, 11 Juni 2026

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual melalui penyelenggaraan Kuliah Lapangan pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini tidak sekadar kunjungan biasa, tetapi menjadi jembatan penting yang menghubungkan teori di ruang kelas dengan praktik nyata di dunia konstruksi.

Mengintegrasikan dua mata kuliah sekaligus—Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi mahasiswa program sarjana (Teknik Sipil dan Teknik Infrastruktur Lingkungan) serta Stabilitas Galian untuk mahasiswa magister Teknik Sipil bidang Geoteknik—kegiatan ini berfokus pada Proyek Pembangunan Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. Pilihan lokasi ini memberikan kesempatan belajar yang sangat kaya, karena mahasiswa dapat melihat langsung penerapan standar keselamatan kerja serta teknik rekayasa geoteknik dalam proyek skala besar.

Sejak pagi hari, suasana sudah terasa penuh antusias. Dimulai pukul 07.00 WIB di Auditorium Gedung LBB lantai 6, mahasiswa mendapatkan paparan komprehensif langsung dari praktisi lapangan dari pihak kontraktor KSO HK–WIKA. Dua narasumber utama yang hadir memberikan wawasan mendalam, yaitu:

  • Sekti Aryo Nugroho, S.T., yang menyampaikan paparan mengenai metode konstruksi, termasuk tahapan pekerjaan, strategi pelaksanaan, serta tantangan teknis dalam proyek pembangunan CMU.
  • Hermawan SBS, S.T., yang mengulas secara komprehensif tentang implementasi QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment), menekankan pentingnya budaya keselamatan dan pengendalian risiko dalam setiap aktivitas proyek.

Paparan ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan, sekaligus membuka perspektif tentang bagaimana teori diterapkan dalam pengambilan keputusan di proyek nyata.

Untuk menjaga keamanan dan efektivitas pembelajaran, kunjungan lapangan dibagi menjadi dua kloter:

  • Kloter pertama: pukul 08.45–09.45 WIB
  • Kloter kedua: pukul 10.00–11.00 WIB

Selama berada di lokasi, mahasiswa disuguhi pengalaman belajar yang imersif—mulai dari mengamati proses konstruksi, mempelajari sistem pengamanan area kerja, hingga melihat langsung praktik deep excavation (galian dalam) yang menjadi salah satu tantangan utama dalam proyek geoteknik. Deru alat berat dan dinamika pekerjaan lapangan memberikan gambaran nyata tentang kompleksitas industri konstruksi modern.

Pembelajaran lapangan ini semakin bermakna dengan kehadiran tiga dosen ahli DTSL UGM yang mendampingi secara langsung:

  • Dr. Ir. Angga Trisna Yudhistira, S.T., M.Eng., IPM.
  • Dr. Toriq Arif Ghuzdewan, S.T., M.Sc.E.
  • Dr.Eng. Ir. Sito Ismanti, S.T., M.Eng., IPM.

Melalui pendampingan ini, mahasiswa tidak hanya melihat, tetapi juga memahami—mengaitkan kondisi aktual di lapangan dengan konsep teoritis yang telah dipelajari. Diskusi interaktif di tengah area proyek menjadi momen penting dalam memperdalam pemahaman kritis mereka.

Lebih dari sekadar kegiatan akademik, kuliah lapangan ini juga sejalan dengan komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs). Penerapan prinsip K3 dan QHSSE secara ketat mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan memastikan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Pembangunan fasilitas kesehatan modern seperti CMU RSUP Dr. Sardjito berkontribusi pada SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dari sisi teknis, praktik stabilitas galian yang aman dan terencana mencerminkan dukungan terhadap SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dalam pembangunan infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman ini merupakan implementasi nyata SDG 4 (Quality Education), karena menghadirkan pendidikan yang relevan, aplikatif, dan terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa DTSL FT UGM terus berinovasi dalam metode pembelajaran. Dengan membawa mahasiswa langsung ke lapangan dan mempertemukan mereka dengan praktisi profesional, jarak antara teori dan praktik semakin dipersempit. Harapannya, pengalaman ini tidak hanya memperkaya wawasan teknis, tetapi juga membentuk lulusan yang kompeten, adaptif, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan dan keberlanjutan.

Melalui langkah ini, DTSL UGM tidak hanya mencetak insinyur masa depan, tetapi juga agen perubahan yang siap berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan. (Sumber: humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Lowongan Kerja Staff Layanan Umum DTSL FT UGM

Lowongan Kerja Rabu, 10 Juni 2026

Mengombinasikan Algoritma Optimasi Kecerdasan Buatan, Analisis Elemen Hingga Lanjutan, dan Visi Keberlanjutan: Trisula Tim Brotoseno Digdaya UGM Sapu Bersih Fondasi Days 2026

Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLPrestasi MahasiswaRilis Berita Senin, 8 Juni 2026

SURAKARTA – Arena kompetisi teknik sipil nasional kembali menjadi saksi bisu dominasi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Kali ini, panggung kemenangan berada di Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam ajang bergengsi Fondasi Steel Bridge Competition 2026. Tampil dengan formasi “Superteam” bernama Tim Brotoseno Digdaya, delegasi UGM ini tidak hanya sekadar menang, tetapi mendemonstrasikan kelas yang berbeda dengan memborong tiga penghargaan sekaligus: Juara 1, Juara Kategori Jembatan Tepat Rancang, dan Juara Kategori Presentasi Terbaik.

Di balik kemenangan absolut ini, terdapat trisula yang beranggotakan tiga mahasiswa cemerlang: Rizki Haikal Pradana dan Emmanuelle Levy Heryanto (keduanya merupakan punggawa Tim Perancang Brotoseno, Juara KJI 2025 Kategori Jembatan Pelengkung), serta Muhammad Auguzt Riansyah (dari Tim Digdaya, Juara KJI 2025 Kategori Jembatan Rangka).

Sinergi Dua Kutub Desain

Nama “Brotdig” lahir dari fusi antara dua filosofi struktur yang berbeda—Brotoseno dan Digdaya. Penggabungan ini menciptakan dinamika kerja yang luar biasa. Kepiawaian Haikal dan Levy dalam analisis matematis dan geometri pelengkung yang kompleks, berpadu sempurna dengan ketelitian Auguzt dalam meracik kekakuan struktur rangka dan efisiensi eksekusi fabrikasi. Pembagian peran tiga kepala ini menghasilkan harmoni teknik yang tidak mampu disaingi oleh tim lain.

Kecanggihan Optimasi dan Validasi Mikro Finite Element

Tim Brotdig meninggalkan metode trial-and-error manual, beralih pada pendekatan inovatif yang mengotomatiskan alur kerja melalui pemrograman komputasi dan teknik optimasi metaheuristik. Algoritma yang mereka kembangkan mampu menyimulasikan ribuan iterasi geometri untuk mencari profil paling ringan namun paling kaku.

Lebih mencengangkan lagi, analisis mereka tidak berhenti pada struktur makro. Untuk memastikan jembatan tidak mengalami kegagalan di titik kritis, tim melakukan validasi menggunakan model mikro sambungan (micro-modeling connections) berbasis Finite Element Analysis (FEA). Melalui pemodelan elemen hingga ini, distribusi tegangan (stress distribution) pada setiap pelat buhul dan baut dievaluasi secara visual dan matematis, memastikan efisiensi material yang ekstrem namun tetap aman.

Presisi Mutlak: Teori dan Realitas yang Beradu

Puncak pembuktian rekayasa Tim Brotdig tercermin pada peraihan gelar Jembatan Tepat Rancang. Dalam kategori yang menilai keselarasan antara perhitungan teoritis dan pengujian fisik, tim mencatatkan rekor akurasi yang luar biasa. Saat jembatan model diuji dengan beban rencana, lendutan (deflection) yang terjadi di lapangan tercatat sebesar 2.63 mm—hanya berselisih tipis dari prediksi rencana sebesar 2.49 mm. Margin error yang sangat minim ini menjadi yang terbaik di antara seluruh finalis, membuktikan bahwa pemodelan digital yang mereka susun mampu merepresentasikan perilaku struktur di dunia nyata dengan tingkat kepercayaan yang hampir sempurna.

Membangun Jembatan, Mewujudkan SDGs

Visi Tim Brotdig juga memiliki pijakan kuat pada Sustainable Development Goals (SDGs). Optimalisasi material yang sangat ekstrem merupakan manifestasi dari SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Dengan menekan penggunaan baja berlebih tanpa mengurangi kekakuan, desain ini secara langsung menawarkan solusi untuk memangkas jejak karbon konstruksi. Selain itu, ketahanan struktur yang tervalidasi mencerminkan komitmen terhadap SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, di mana jembatan dirancang tidak hanya efisien, tetapi juga tangguh demi keselamatan publik.

Bicara Data, Memukau Dewan Juri

Membawa desain yang sarat akan kompleksitas komputasi ke hadapan juri tentu bukan perkara mudah. Namun, tim ini berhasil mengamankan Juara Kategori Presentasi Terbaik. Ketiga anggota tim tampil dengan kohesi yang memukau, menerjemahkan kerumitan algoritma dan contour FEA menjadi narasi visual yang logis dan meyakinkan. Mereka memaparkan cost-to-strength ratio dengan data yang tak terbantahkan, membuktikan bahwa karya mereka bukan sebatas teori, melainkan mahakarya engineering yang siap direalisasikan.

Bagi Haikal, Levy, dan Auguzt, sapu bersih gelar di Fondasi Days 2026 ini adalah validasi paripurna dari kolaborasi mereka. Lewat algoritma, analisis elemen hingga, dan presisi lendutan yang nyaris sempurna, Tim Brotdig tidak hanya merangkai baja, tetapi sedang merangkai standar baru bagi masa depan teknik sipil Indonesia. (Sumber: Tim Brotoseno Digdaya/humas DTSL)

Berita Terbaru

Bangkitkan Asa Masyarakat Desa: KKN UGM–UNTAD Kembali Hadir di Donggala

7 Juli 2026

Dari Hunian ke Ruang Bersama: Kontribusi Dosen DTSL UGM Mengembangkan Model Pemulihan Pascabencana Berbasis Material Lokal

7 Juli 2026

Prestasi Tim Sotugyōsei Teknik Sipil UGM Meraih Juara 1 Geotechnical Engineering Competition 2026

19 Juni 2026

Selengkapnya >>

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan
Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika Kampus No.2 Kampus UGM Yogyakarta 55281
Email: tsipil.ft@ugm.ac.id

  • Sarjana Teknik Sipil
  • Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan
  • Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT)
  • Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam (MTPBA)
  • Magister Teknik Sipil (MTS)
  • Doktor Teknik Sipil
  • Sarjana Teknik Sipil
  • Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan
  • Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT)
  • Magister Teknik Pengelolaan Bencana Alam (MTPBA)
  • Magister Teknik Sipil (MTS)
  • Doktor Teknik Sipil
  • Lab. Komputasi
  • Lab. Hidro
  • Lab. Transportasi
  • Lab. Mekanika Tanah
  • Lab. Teknik Penyehatan
  • Lab. Bahan Bangunan
  • Lab. Struktur
  • Lab. Komputasi
  • Lab. Hidro
  • Lab. Transportasi
  • Lab. Mekanika Tanah
  • Lab. Teknik Penyehatan
  • Lab. Bahan Bangunan
  • Lab. Struktur
Facebook Youtube Instagram

© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA

123…6

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan
Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika Kampus No.2 Kampus UGM Yogyakarta
Email: tsipil.ft@ugm.ac.id

© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA

MEDIA SOSIAL

Facebook Youtube Instagram