- Beranda
- Rilis Berita
- hal. 13
Rilis Berita
Mempelajari Infrastruktur Pengelolaan Limbah di Lapangan, Mahasiswa S1 Teknik Infrastruktur Lingkungan Melakukan Kuliah Lapangan ke Balai PIALAM
Berita TILFoto DTSLRilis Berita Kamis, 15 Mei 2025
Mempelajari Infrastruktur Pengelolaan Limbah di Lapangan, Mahasiswa S1 Teknik Infrastruktur Lingkungan Melakukan Kuliah Lapangan ke Balai PIALAM
Mahasiswa Program Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, melakukan kuliah lapangan ke Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM) di Sewon serta ke PT. Madu Baru, Madukismo, Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Sistem dan Infrastruktur Air Limbah yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan limbah di lapangan. Kunjungan ini juga memberikan pengalaman langsung terkait implementasi sistem pengolahan air limbah dan pemanfaatannya di sektor industri dan pemerintahan.
Kegiatan kuliah lapangan ini turut didampingi oleh beberapa dosen pengampu, yakni Ir. Johan Syafri Mahathir Ahmad, ST., M.Eng., Ph.D., IPM., Dr. Ir. Sri Puji Saraswati, DIC., M.Sc., IPM., dan Brilian Ryan Sadewo, S.T., M.Eng. Dalam kunjungan ke Balai PIALAM, rombongan mahasiswa dan dosen disambut langsung oleh Kepala Balai, Rosdiana Puji Lestari, S.T., M.Eng. Balai PIALAM merupakan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Dinas PUP-ESDM Pemda DIY yang berfokus pada pengelolaan infrastruktur air limbah dan air minum di wilayah perkotaan. Para mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai fungsi dan peran Balai PIALAM, teknologi yang digunakan dalam pengelolaan limbah, serta tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur sanitasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selanjutnya, mahasiswa melanjutkan kunjungan ke PT. Madu Baru yang merupakan pabrik pengolahan gula dan alkohol di kawasan Madukismo, Bantul. Rombongan diterima langsung oleh Direktur PT. Madu Baru, Drs. H. Budi Hidayat. Dalam sesi kunjungan ini, mahasiswa mempelajari bagaimana limbah hasil industri pengolahan tebu dan alkohol dikelola secara efisien dan ramah lingkungan. Penjelasan juga mencakup sistem daur ulang air, pemanfaatan limbah cair untuk energi, serta proses pengendalian pencemaran lingkungan di area industri.
Para dosen berharap bahwa melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat mengaitkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung di lapangan. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Kuliah Lapangan Mahasiswa Magister Teknik Sipil ke Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM) dan PT. Madu Baru, Madukismo
Berita MTSFoto DTSLRilis Berita Kamis, 15 Mei 2025
Kuliah Lapangan Mahasiswa Magister Teknik Sipil ke Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM) dan PT. Madu Baru, Madukismo
Mahasiswa Program Magister Teknik Sipil, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, melakukan kuliah lapangan ke Balai Pengelolaan Infrastruktur Air Limbah dan Air Minum Perkotaan (PIALAM) di Sewon serta ke PT. Madu Baru, Madukismo, Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Sistem dan Infrastruktur Air Limbah yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan limbah di lapangan. Kunjungan ini juga memberikan pengalaman langsung terkait implementasi sistem pengolahan air limbah dan pemanfaatannya di sektor industri dan pemerintahan.
Dalam kunjungan ke Balai PIALAM, rombongan mahasiswa dan dosen disambut langsung oleh Kepala Balai, Rosdiana Puji Lestari, S.T., M.Eng. Balai PIALAM merupakan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Dinas PUP-ESDM Pemda DIY yang berfokus pada pengelolaan infrastruktur air limbah dan air minum di wilayah perkotaan. Para mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai fungsi dan peran Balai PIALAM, teknologi yang digunakan dalam pengelolaan limbah, serta tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur sanitasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selanjutnya, mahasiswa melanjutkan kunjungan ke PT. Madu Baru yang merupakan pabrik pengolahan gula dan alkohol di kawasan Madukismo, Bantul. Rombongan diterima langsung oleh Direktur PT. Madu Baru, Drs. H. Budi Hidayat. Dalam sesi kunjungan ini, mahasiswa mempelajari bagaimana limbah hasil industri pengolahan tebu dan alkohol dikelola secara efisien dan ramah lingkungan. Penjelasan juga mencakup sistem daur ulang air, pemanfaatan limbah cair untuk energi, serta proses pengendalian pencemaran lingkungan di area industri.
Kegiatan kuliah lapangan ini turut didampingi oleh beberapa dosen pengampu, yakni Ir. Johan Syafri Mahathir Ahmad, ST., M.Eng., Ph.D., IPM., Dr. Ir. Sri Puji Saraswati, DIC., M.Sc., IPM., dan Brilian Ryan Sadewo, S.T., M.Eng. Para dosen berharap bahwa melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat mengaitkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik langsung di lapangan. Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
The 1st International Symposium on Geo-Disaster Prevention and Control throughout the Life Cycle of Reservoirs (ISGDPC), Yichang China
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Rabu, 14 Mei 2025
The 1st International Symposium on Geo-Disaster Prevention and Control throughout the Life Cycle of Reservoirs (ISGDPC), Yichang China
Pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga air dan pemanfaatan energi hidroelektrik yang bersih serta terbarukan merupakan langkah strategis dalam mengatasi defisit energi di dunia. Selain membantu memperbaiki struktur energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca, inisiatif ini juga menjadi salah satu pilar penting bagi pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Namun, sepanjang siklus hidup waduk, mulai dari tahap perencanaan dan desain hingga konstruksi serta operasional beragam risiko bencana geologi dapat terjadi di berbagai fase.
Salah satu contoh nyata adalah peristiwa tanah longsor besar yang terjadi pada 12 Juni 1985 di Kota Xintan, Kabupaten Zigui, Kota Yichang, Provinsi Hubei, yang berada di kawasan Three Gorges (Tiga Ngarai) Sungai Yangtze. Longsor yang dipicu oleh hujan deras dengan total volume mencapai 30 juta meter kubik ini berhasil diantisipasi berkat sistem pemantauan dan peringatan dini yang akurat serta langkah penanganan darurat yang cepat. Sebanyak 1.000 penduduk berhasil dievakuasi dengan selamat, menjadikan keberhasilan ini sebagai tonggak penting dalam sejarah mitigasi bencana geologi di wilayah tersebut.
Dalam rangka memperingati 40 tahun keberhasilan prediksi longsor Xintan, The First International Symposium on Geological Disaster Prevention and Control Throughout the Lifecycle of Reservoirs (ISGDPC) diselenggarakan pada 18–20 April 2025. Simposium ini mempertemukan para ahli dan akademisi dari berbagai negara yang bergerak di bidang bencana geologi dan rekayasa waduk. Mereka membahas berbagai isu strategis, termasuk penilaian risiko geologi, sistem pemantauan dan peringatan dini, dampak hujan ekstrem terhadap ketinggian muka air waduk, pencegahan bencana pada pembangkit listrik tenaga, pengelolaan sungai terpadu, penerapan dan inovasi teknologi ramah lingkungan dalam upaya pencegahan dan pengendalian bencana.
Sebagai wakil Indonesia, Prof. Teuku Faisal Fathani dari Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi sebagai keynote speaker dalam forum ini. Dalam paparannya yang berjudul Integrated Geo-Disaster Prevention for Reservoirs Sustainability in Indonesia, beliau menyoroti pentingnya mitigasi bencana geologi bagi keberlanjutan waduk di Indonesia. Sebagai pakar terkemuka di bidang mitigasi bencana geologi, Prof. Fathani berperan aktif dalam pengembangan teknologi pencegahan bencana yang inovatif. Kontribusinya tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam inisiatif mitigasi bencana yang berkelanjutan, tetapi juga mendorong kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan geologi yang kompleks pada proyek waduk dan pengembangan energi hidroelektrik di tingkat global. (Sumber: humas DTSL)




© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
“Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Cerdas sebagai Pilar Kemajuan Bangsa”, tema Seminar Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI) 2025
Berita DTSBerita MSTTBerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDARilis Berita Rabu, 14 Mei 2025
“Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Cerdas sebagai Pilar Kemajuan Bangsa”, tema Seminar Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI) 2025
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI) 2025 sebagai upaya memperkuat peran akademisi dan profesional dalam memajukan teknologi infrastruktur nasional. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan ICONIC (International Conference on Infrastructure and Civil Engineering), yang diharapkan mampu memperluas jejaring ilmiah serta mendorong inovasi lintas disiplin.
Mengusung tema: “Inovasi Teknologi dan Infrastruktur Cerdas sebagai Pilar Kemajuan Bangsa”, SNTI 2025 diselenggarakan pada 21 April 2025, dengan periode call for papers yang dibuka mulai 19 Oktober 2024 hingga 7 April 2025.
Pelaksanaan sesi paralel (paralel session) Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI) dilakukan secara paralel dengan lima ruang terpisah dengan tujuh orang moderator. Pembagian kelas dilakukan untuk membagi sesi simposium menjadi topik-topik tertentu sehingga peserta atau audiens dan diskusi lebih terarah. Adapun pembagian ruang, topik, moderator, dan jumlah presenter adalah sebagai berikut.
Sesi paralel dilaksanakan dengan waktu 10 menit untuk pemaparan dari pemakalah dan 5 menit untuk sesi tanya jawab. Sesi tanya jawab cukup menarik dan banyak diskusi dari makalah yang dipaparkan pada masing-masing topik.
Moderator juga melakukan penilaian terhadap konten, tayangan paparan, dan penyajian dari masing-masing presenter. Terdapat empat best presenter dari sesi paralalel SNTI yakni
- Dito Afandi, dengan judul makalah “The Influence of Y-Axis Variables on Tunnel Piston Effect Measurements in 3D Models Simplified to 2D”
- Lavina Ngesti Bintari, dengan judul makalah “Analisis Efisiensi Operasional LRT Jabodebek dalam Penerapan Sistem Otomatisasi GoA 3”
- Ayumna Uzlifati, dengan judul makalah “Evaluasi Kenyamanan Termal Pasca-Huni pada Gedung Kampus Tersertifikasi Green Building Menggunakan Pendekatan Temperature Humidity Index (THI)”
- Ivan Muhammad, dengan judul makalah “Optimasi Pemanfaatan Air Waduk Jlantah untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi dan Air Baku”
Keempat best presenter ini diumumkan ketika Welcome Reception yang diselenggarakan di Balairung Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada sayap utara. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Optimizing Project Management for Resilient and Inclusive Infrastructure Development in Indonesia, Ajang Diskusi Membahas Pengelolaan Proyek (Project Management)
Berita DTSBerita MTSBerita TSFoto DTSLRilis Berita Jumat, 9 Mei 2025
Optimizing Project Management for Resilient and Inclusive Infrastructure Development in Indonesia, Ajang Diskusi Membahas Pengelolaan Proyek (Project Management)
Dalam rangkaian kegiatan ICONIC 2025, salah satu sesi paralel workshop yang menarik perhatian peserta mengangkat tema: “Optimizing Project Management for Resilient and Inclusive Infrastructure Development in Indonesia”. Workshop ini menjadi ajang diskusi strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang akademik dan praktis untuk membahas bagaimana pengelolaan proyek (Project Management) dapat dioptimalkan demi pembangunan infrastruktur yang tangguh (resilient) dan inklusif di Indonesia. Sesi ini dimoderatori oleh Ir. Angga Trisna Y., M.Eng. dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM, yang dengan lugas memandu jalannya diskusi antar narasumber.
Pembicara pertama, Bapak Indra D. Sasongko dari Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI), membawakan materi tentang Penerapan Project, Program, and Portfolio Management (P3M) dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih resilien dan inklusif. Beliau menekankan bahwa P3M bukan hanya sebagai alat teknis manajemen, tetapi sebagai pendekatan strategis yang memungkinkan penyelarasan antara visi pembangunan nasional dan pelaksanaan proyek secara efektif dan adaptif.
Dilanjutkan oleh Prof. Muhamad Abduh dari Institut Teknologi Bandung (ITB), mewakili Indonesia Australia Comprehensive Resilience Centre (IA-CRC), yang membahas tentang prinsip-prinsip dasar dalam membangun infrastruktur yang resilien. Beliau menggarisbawahi pentingnya integrasi aspek sosial, lingkungan, dan kelembagaan dalam perencanaan infrastruktur, serta perlunya pendekatan sistemik untuk mengantisipasi dan merespons risiko di masa depan.
Sebagai penutup, Dr. Adrianto (juga dari ITB dan perwakilan IA-CRC) menyampaikan paparan mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung ketahanan infrastruktur. Beliau mencontohkan penggunaan digital twin, data spasial, dan kecerdasan buatan (AI) dalam pemantauan serta pengambilan keputusan berbasis data dalam proyek-proyek infrastruktur, sebagai kunci menuju efisiensi dan ketangguhan jangka panjang.
Workshop ini menunjukkan sinergi antara pendekatan manajerial, prinsip akademis, dan kemajuan teknologi dalam memperkuat pondasi pembangunan infrastruktur nasional. Harapannya, output diskusi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kebijakan dan praktik pembangunan infrastruktur yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga adil dan berkelanjutan. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Kunjungan Mahasiswa Kelas Internasional (IUP) Teknik Sipil UGM dan Teknik Sipil Universiti Malaya ke Balai Teknik Sabo Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU
Berita DTSBerita MTPBABerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Jumat, 9 Mei 2025
Kunjungan Mahasiswa Kelas Internasional (IUP) Teknik Sipil UGM dan Teknik Sipil Universiti Malaya ke Balai Teknik Sabo Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU
Yogyakarta – Balai Teknik Sabo menerima kunjungan akademik dari mahasiswa Teknik Sipil Universiti Malaya (UM) dan mahasiswa Kelas Internasional (IUP) Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin, 5 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kolaborasi internasional dalam bidang teknik sipil, khususnya yang berkaitan dengan mitigasi bencana geologi dan hidraulika.
Kunjungan ini didampingi oleh Prof. Ir. Dr. U. Johnson Alengaram dari Universiti Malaya dan Kurniawan Putra Santoso, S.T., M.Eng. dari UGM. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Balai Teknik Sabo, Fery Moun Hepy, S.T., M.Tech, beserta jajaran pejabat dan staf teknis balai. Dalam sambutannya, Fery menyampaikan apresiasi atas ketertarikan mahasiswa untuk mengenal lebih jauh teknologi sabo dan penanggulangan bencana berbasis rekayasa teknik.
Selama kunjungan, para mahasiswa berkesempatan mengunjungi berbagai fasilitas utama di Balai Teknik Sabo. Mereka mengamati langsung proses pemodelan hidraulika di laboratorium, yang digunakan untuk menguji efektivitas bangunan pengendali aliran sungai. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan crisis center yang berfungsi sebagai pusat pemantauan aktivitas Gunung Merapi secara real-time, serta laboratorium lahar yang menampilkan simulasi banjir debris dan sistem pengendaliannya.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung mengenai peran penting teknologi sabo dalam mitigasi bencana di wilayah rawan seperti lereng Merapi. Interaksi antara mahasiswa dari dua negara ini juga menjadi wadah pertukaran wawasan akademik dan pengalaman lapangan yang memperkaya pembelajaran lintas budaya dan keilmuan. Diharapkan kegiatan semacam ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring internasional di bidang teknik sipil dan kebencanaan. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Gala Dinner dan Penyerahan Sertifikat Best Presenter SNTI Tutup Rangkaian ICONIC 2025 x SNTI di Balairung UGM
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSBerita TSDAFoto DTSLRilis Berita Kamis, 8 Mei 2025
Gala Dinner dan Penyerahan Sertifikat Best Presenter SNTI Tutup Rangkaian ICONIC 2025 x SNTI di Balairung UGM
Gala Diner dan Penyerahan Sertifikat Best Presenter dalam rangka penutupan Simposium Nasional Teknologi Infrastruktur (SNTI), yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan ICONIC 2025 x SNTI berlangsung meriah ini dihadiri oleh seluruh peserta simposium, jajaran dosen serta pengurus Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Fakultas Teknik UGM. Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pertemuan malam itu sebagai penanda berakhirnya serangkaian diskusi ilmiah dan kolaborasi antarpakar infrastruktur nasional.
Acara resmi dibuka oleh Ketua Departemen DTSL, Prof. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., IPU., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara. Prof. Faisal juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi dalam infrastruktur sebagai tanggapan terhadap tantangan zaman. Turut memberikan sambutan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., yang menggarisbawahi komitmen universitas dalam mendukung kegiatan akademik dan kolaboratif seperti ICONIC dan SNTI.
Salah satu momen penting dalam gala malam ini adalah penyerahan sertifikat kepada empat best presenter kompetisi paper SNTI. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pemikiran dan kualitas presentasi yang luar biasa dari para peserta. Para penerima penghargaan tampil dengan penuh semangat, mencerminkan antusiasme generasi muda dalam memajukan teknologi infrastruktur di Indonesia.
Gadjah Mada Chamber Orchestra turut memberikan nuansa elegan dengan membawakan sejumlah komposisi musik klasik dan kontemporer. Penampilan mereka memukau para tamu yang tengah menikmati hidangan makan malam. Di sela-sela alunan musik, para peserta, dosen, dan undangan terlibat dalam sesi networking yang hangat, saling bertukar ide dan menjalin relasi, menjadikan malam penutupan ini tak hanya sebagai akhir dari simposium, tetapi juga awal dari kolaborasi-kolaborasi baru di masa mendatang. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Kunjungan Mahasiswa dan Dosen Universiti Malaya (Institution of Civil Engineering Universiti Malaya Student Chapter (ICEUMSC)) ke Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Berita DTSBerita MSTTBerita MTPBABerita MTSBerita TILBerita TSFoto DTSLRilis Berita Rabu, 7 Mei 2025
Institution of Civil Engineering Universiti Malaya Student Chapter (ICEUMSC), Kunjungan Mahasiswa dan Dosen Universiti Malaya ke Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Institution of Civil Engineering Universiti Malaya Student Chapter (ICEUMSC) merupakan salah organisasi mahasiswa di bawah naungan Institution of Civil Engineers (ICE) di Malaysia. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perspektif mahasiswa dengan memberikan berbagai pengalaman teknik sipil, membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan dan berbagi pengetahuan, membangun hubungan dengan lembaga, organisasi, dan masyarakat terpelajar lainnya, serta menyelenggarakan seminar, lokakarya, kunjungan, dan kompetisi teknik sipil antar universitas.
Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menerima kunjungan akademik dari mahasiswa dan dosen Universiti Malaya, Malaysia, pada Senin, 5 Mei 2025. Rombongan yang terdiri dari anggota Institution of Civil Engineering Universiti Malaya Student Chapter (ICEUMSC) ini didampingi langsung oleh Prof. Ir. Dr. U. Johnson Alengaram. Mereka disambut oleh Sekretaris Departemen, Prof. Dr.Eng. M. Zudhy Irawan, di Ruang Sidang Biru DTSL FT UGM.
Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keahlian mahasiswa dalam bidang teknologi teknik sipil mutakhir, khususnya terkait metode konstruksi berkelanjutan dan praktik infrastruktur inovatif yang diterapkan di Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapat pemaparan mengenai berbagai penelitian yang sedang dikembangkan di DTSL FT UGM, serta pendekatan teknis dan lingkungan yang menjadi fokus pengembangan.
Selain aspek akademik, kunjungan ini juga menjadi sarana pertukaran budaya antara mahasiswa Universiti Malaya dan mahasiswa Indonesia. Melalui diskusi dan interaksi langsung, kedua belah pihak membangun jejaring serta memahami lebih dalam tentang perbedaan dan persamaan dalam pendekatan pendidikan teknik sipil di masing-masing negara. Pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama internasional antarmahasiswa di masa mendatang.
Dengan pengamatan langsung terhadap kegiatan akademik dan riset yang berlangsung di DTSL FT UGM, mahasiswa ICEUMSC diharapkan terinspirasi untuk mengadopsi pendekatan rekayasa yang berkelanjutan dan berwawasan global. Kunjungan ini menjadi langkah awal dalam mendorong kolaborasi lintas negara di bidang teknik sipil yang semakin penting di era pembangunan berkelanjutan. (Sumber: humas DTSL)
© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA
Kunjungan Mahasiswa Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (RIL) Institut Teknologi Bandung ke Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Berita TILFoto DTSLRilis Berita Rabu, 7 Mei 2025
Mahasiswa Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (RIL) Institut Teknologi Bandung Mengunjungi Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM
Sebanyak 46 mahasiswa Program Studi Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (RIL) Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung (ITB), melakukan studi banding ke Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) pada hari Rabu, 30 April 2025. Kunjungan ini didampingi oleh dua dosen pembimbing, yaitu Dr. Ing. Marisa Handajani, S.T., M.T. dan satu dosen lainnya. Rombongan diterima oleh Ketua Program Sarjana Teknik Infrastruktur Lingkungan FT UGM, Ir. Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM di Auditorium Gedung Baru Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM.
Dalam sambutannya, Ir. Ni Nyoman Nepi Marleni menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari mahasiswa RIL ITB serta berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pertukaran informasi, pengalaman, dan penguatan jejaring antar institusi dalam bidang infrastruktur dan lingkungan. Sementara itu, Dr. Ing. Marisa Handajani menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih luas kepada mahasiswa mengenai sistem pembelajaran, riset, dan fasilitas penunjang akademik di perguruan tinggi lain, khususnya yang memiliki kesamaan bidang kajian.
Selain sesi diskusi dan pemaparan program studi, para peserta juga diajak untuk mengunjungi sejumlah laboratorium yang ada di Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM. Beberapa laboratorium yang dikunjungi antara lain Laboratorium Hidraulika, Laboratorium Teknik Penyehatan, dan Laboratorium Struktur. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapat kesempatan untuk melihat langsung fasilitas penelitian dan pengujian, serta berdiskusi dengan para peneliti dan mahasiswa UGM guna memperluas wawasan dan pemahaman praktis di bidang rekayasa infrastruktur lingkungan. (Sumber: humas DTSL)


