Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM Kembali Berpartisipasi dalam RailwayTech Indonesia 2025

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan UGM Kembali Berpartisipasi dalam RailwayTech Indonesia 2025

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi dalam ajang The 7th International Railway Technology, Equipment, Systems and Services Exhibition 2025 yang diselenggarakan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran pada 29–31 Juli 2025. Pameran internasional ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan industri perkeretaapian untuk menampilkan perkembangan teknologi, peralatan, sistem, serta layanan terbaru yang mendukung pengembangan transportasi kereta api di Indonesia dan dunia.

Acara ini diikuti oleh berbagai exhibitor dari instansi pemerintah, BUMN, swasta, hingga perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Beberapa di antaranya yaitu Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Kementerian Perindustrian RI, PT Waskita Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Industri Kereta Api (Persero), PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), MASKA, Universitas Gadjah Mada, Universitas Trisakti, Politeknik Perkeretaapian Indonesia, Sekolah Tinggi Transportasi Darat, serta sejumlah institusi internasional. Keikutsertaan berbagai pihak ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem transportasi berbasis rel.

DTSL FT UGM bersama Sekolah Pascasarjana UGM menampilkan program unggulan dalam bidang transportasi, khususnya melalui Program Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT). Program ini telah menjalin kerja sama dual degree dengan universitas mitra ternama di Inggris, seperti University of Leeds dan University of Birmingham, yang memiliki reputasi internasional di bidang perkeretaapian. Melalui partisipasi ini, UGM menunjukkan perannya dalam mendukung pengembangan SDM dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri transportasi rel di Indonesia.

Selain itu, banyak mahasiswa MSTT UGM yang merupakan penerima beasiswa dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga kehadiran mereka di pameran ini semakin menegaskan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah dalam mendorong inovasi transportasi. Partisipasi DTSL FT UGM pada RailwayTech 2025 juga menjadi bukti kontribusi aktif perguruan tinggi dalam menjembatani riset akademik dengan implementasi industri, serta mendukung pengembangan transportasi berkelanjutan di Indonesia. (Sumber: humas DTSL)

© DTSL - UNIVERSITAS GADJAH MADA