Kegiatan utama dari Laboratorium Mekanika Tanah memberikan layanan praktikum mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Sipil dan Lingkungan DTSL FT UGM. Praktikum meliputi pengujian di dalam ruangan dan pengujian lapangan. Layanan praktikum diperuntukan bagi mahasiswa S1 Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FT UGM, untuk mata kuliah Mekanika Tanah I dan Mekanika Tanah II.
Praktikum yang diberikan untuk Mekanika Tanah I meliputi pengujian :
Praktikum yang diberikan untuk Mekanika Tanah II meliputi pengujian :
Selain itu, laboratorium mekanika tanah melayani penelitian mahasiswa S1, S2 dan S3 serta penelitian kerjasama dengan pemerintah dan swasta. Beberapa topik penelitian utama (payung riset) :
| No. | Nama Pengujian | Maksud/Tujuan | Peralatan | Foto Alat |
| 1. | Pengujian kadar air | Mencari Kadar air tanah yaitu perbandingan antara massa (berat) air yang dikandung tanah dan massa (berat) kering tanah, dinyatakan dalam persen. |
| |
| ||||
| 2. | Pengujian spesifik gravity | Gravitasi khusus tanah adalah perbandingan antara massa butir-butir dengan massa air destilasi di udara dengan volume yang sama dan pada temperatur tertentu | Picnometer | |
| 3. | Pengujian batas cair tanah | Batas cair suatu tanah adalah kadar air tanah tersebut pada keadaan batas peralihan antara cair dan keadaan plastis | Casagrande | |
| 4. | Pengujian batas plastis tanah | Batas plastis tanah adalah kadar air minimum (dinyatakan dalam persen) bagi tanah tersebut yang masih dalam keadaan plastis | ||
| 5. | Pengujian batas susut tanah | Menentukan data dari suatu tanah subgrade, yang meliputi batas susut, angka susut, susut volumetrik dan susut linier | Cawan susut, air raksa | |
| 6. | Pengujian distribusi ukuran butir tanah | Menentukan distribusi ukuran butir-butir tanah untuk tanah yang tidak mengandung butir tertahan saringan No. 10 (tidak ada butir yang lebih besar dari 2 mm). Pemeriksaan dilakukan dengan analisa sedimen dengan hidrometer, sedangkan ukuran butir-butir yang tertahan saringan No. 200 (0,0075 mm) dilakukan dengan menggunakan saringan | Sieve | |
| Gelas ukur | ||||
| Mixer pengaduk | ||||
| 7. | Pengujian proctor/kepadatan tanah lab | menentukan hubungan antara kadar air dan kepadatan (berat volume kering) tanah apabila dipadatkan dengan tenaga pemadatan tertentu | Silinder pemadatan & Penumbuk standar | |
| 8. | Pengujian CBR | Menentukan nilai CBR (California Bearing Ratio) dari suatu contoh tanah yang dilakukan di laboratorium. Nilai CBR adalah bilangan perbandingan (dalam persen) antara tekanan yang diperlukan untuk menembus tanah dengan piston berpenampang bulat seluas 3 inch2 dengan kecepatan penetrasi 0,05 inch/menit terhadap tekanan yang diperlukan untuk menembus sesuatu bahan standart tertentu. | CBR laboratorium | |
| 9. | Pengujian Sand Cone | Pengujian mencari kepadatan lapangan | Krucut Pasir | |
| 10. | Pengujian core cutter | Pengujian mencari kepadatan lapangan | ||
| 11. | Pengujian konsolidasi | Mengetahui kecepatan konsolidasi dan besarnya penurunan tanah apabila tanah mendapat beban, keadaan tanah disamping tertahan dan diberi drainasi arah vertikal | Oedometer | |
| 12. | Pengujian tekan bebas | Menentukan kuat tekan bebas tanah kohesif. Pemeriksaan tekan bebas dapat dilakukan pada tanah asli atau contoh tanah padat buatan. | ||
| 13. | Pengujian geser langsung pasiran | Menentukan besarnya parameter kuat geser tanah yaitu sudut gesek intern j dan kohesi c | ||
| 14. | Pengujian triaxial uu (tanah lempung) | Menentukan besarnya parameter kuat geser tanah yaitu sudut gesek intern j dan kohesi c | triaxial | |
| 15. | Pengujian geser batuan | Menentukan besarnya parameter kuat geser tanah yaitu sudut gesek intern j dan kohesi c | geser batuan | |
| 16. | Pengujian permeabilitas pasiran | Menentukan permeabilitas tanah (nilai k) granular dengan menggunakan | Constant Head Permeameter | |
| 17. | Pengujian permeabilitas lempung | Menentukan permeabilitas tanah (nilai k) granular dengan menggunakan | Falling Head Permeameter | |
| 18. | Pengujian sondir | Uji penetrasi kerucut atau dikenal dengan sondir dilakukan untuk mengetahui hubungan nilai tahanan ujung konus dan tahanan kulit dengan kedalaman lapisan tanah sehingga lapis keras suatu tanah dapat ditentukan | Sondir 2 ton | |
| 19. | Pengujian bor tangan | mengetahui jenis tanah secara visual pada suatu kedalaman tertentu dan untuk mengambil contoh tanah yang selanjutnya akan diperiksa di laboratorium | Bor manual | |
| 20. | Pengujian CBR lapanga | Menentukan nilai CBR (California Bearing Ratio) dari suatu contoh tanah yang dilakukan di laboratorium. Nilai CBR adalah bilangan perbandingan (dalam persen) antara tekanan yang diperlukan untuk menembus tanah dengan piston berpenampang bulat seluas 3 inch2 dengan kecepatan penetrasi 0,05 inch/menit terhadap tekanan yang diperlukan untuk menembus sesuatu bahan standart tertentu | CBR Lapangan | |
| 21. | Pengujian vane shear | Menentukan besarnya parameter kuat geser tanah yaitu sudut gesek intern j dan kohesi cl | Vane shear |
Penelitian yang pernah dilakukan di Lab Mekanika Tanah sebagai berikut: