Program Studi Pascasarjana Teknik Sipil

Program Studi Pascasarjana Teknik Sipil terdiri dari :

  1. Program Pascasarjana Teknik Sipil (S2)
  2. Minat Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Air – MPSA
  3. Minat Studi Magister Pengelolaan Bencana Alam – MPBA
  4. Minat Studi Magister Pengelolaan Sarana Prasarana – MPSP
  5. Minat Studi Magister Teknologi Bahan Bangunan – MTBB
  6. Program Studi Magister Sistem dan Teknik Transportasi – MSTT

Program S2 Teknik Sipil

Latar Belakang
Perkembangan yang pesat dalam bidang Teknik Sipil dan peningkatan pembangunan nasional di segala bidang dalam menghadapi era globalisasi seperti sekarang ini memerlukan tenaga-tenaga terdidik dengan kualifikasi yang memadai. Permasalahan yang muncul dalam bidang Teknik Sipil akhir-akhir ini juga dirasakan semakin kompleks. Oleh karenanya, kebutuhan akan tenaga-tenaga ahli dalam bidang Teknik Sipil yang mempunyai kualifikasi memadai perlu dipenuhi dan kualitas sumber daya manusianya perlu terus menerus ditingkatkan.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga ahli yang dapat diandalkan tersebut Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada saat ini menyelenggarakan program pendidikan S2 dalam bidang Teknik Sipil, dengan empat minat studi, yaitu :
1. Teknik Struktur,
2. Teknik Keairan
3. dan
4. Geoteknik.

Penyelenggaraan Program Studi S2-Teknik Sipil ini juga dimaksudkan untuk memperdalam dan memantapkan pendidikan Teknik Sipil di Indonesia, dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, penguasaan ketrampilan, peningkatan kemampuan meneliti dan pengembangan ilmu.

Tujuan Pendidikan
Program pendidikan Pascasarjana Teknik Sipil menyelenggarakan pendidikan dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan dengan ciri-ciri kemampuan seperti yang termaktub dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No: 056/U/1994, yaitu:
1. mempunyai kemampuan untuk meningkatkan layanan
profesi dengan jalan riset pengembangan
2. mempunyai kemampuan untuk berpartispasi dalam
pengembangan bidang ilmunya
3. mempunyai kemampuan yang lebih luas dengan
mengaitkan bidang ilmu atau profesi yang serupa
4. mempunyai kemampuan untuk merumuskan pendekatan
untuk memecahkan berbagai masalah masyarakat
dengan cara penalaran ilmiah

Beban Studi
Beban studi Pendidikan Program Pascasarjana (S2) Teknik Sipil UGM ditetapkan minimal 40 SKS, terdiri dari mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan, termasuk tesis yang bobotnya 8 SKS.

Beban studi mahasiswa untuk tiap semester berkisar antara 16 – 20 kredit semester atau rata rata sekitar 18 kredit semester. Dalam menentukan beban studi satu semester perlu memperhatikan kemampuan individu, yang dicerminkan oleh indeks prestasi sebelumnya. Yang dimaksud satu kredit semester untuk perkuliahan adalah setara dengan 50 menit tatap muka terjadual perminggu, 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur yang direncanakan dosen seperti misalnya membuat pekerjaan rumah, reading assignment, membaca buku acuan (journal review), dan penulisan paper, dan 60 menit kegiatan mandiri. Atau dengan kata lain, 1 SKS perkuliahan setara dengan kegiatan akademik selama 3 jam/minggu.

Pada kondisi normal, mahasiswa secara efektif dapat melakukan kegiatan akademik rata-rata selama 8 jam/hari, dan selama 6 hari/minggu. Atau dengan kata lain, jumlah jam efektif yang tersedia selama satu minggu adalah 48 jam, sehingga jumlah SKS yang mampu ditempuh adalah 48 : 3 = 16 SKS.

Namun demikian, bagi mereka yang merasa mampu, pada prinsipnya diperkenankan untuk mengambil beban SKS maksimal : 18 – 19 SKS, dengan konsekuensi harus menyediakan waktu selama (18 – 19) x 3 : 6 = 9 – 9.5 jam/hari untuk kegiatan akademik.

Satu kredit semester untuk praktikum laboratorium dapat disetarakan dengan beban tugas di laboratorium sebanyak 2-3 jam perminggu selama satu semester. Untuk satu kredit semester kerja lapangan setara dengan beban tugas lapangan selama 4-5 jam perminggu selama satu semester. Sedangkan satu kredit semester untuk penelitian penyusunan skripsi dan tesis setara dengan beban tugas penelitian sebanyak 3-4 jam sehari selama satu bulan (25 hari).

Biaya Pendidikan dan Pendukung
Untuk Tahun Akademik 2010/2011, besarnya biaya Pendidikan dan Praktikum adalah sebesar Rp. 5.000.000,-/per semester. Biaya tersebut tidak termasuk biaya penelitian untuk tesis; biaya penelitian tesis tergantung dari topik penelitian tesisnya, pemanfaatan jenis peralatan laboratorium yang akan digunakan, bahan baku penelitian dan lain-lain. Untuk tahun-tahun selanjutnya, biaya pendidikan dan praktikum menyesuaikan peraturan dari Pascasarjana UGM.

I. SYARAT PELAMARAN
Yang dapat mengajukan lamaran sebagai mahasiswa Program Pascasarjana (S2) Teknik Sipil UGM ialah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut ini.
1. Pemegang ijazah sarjana S1 Teknik Sipil, baik dari
universitas negeri maupun universitas swasta yang telah
disamakan/terakrediatasi atau telah lulus ujian negara.
Bagi pemegang ijasah sarjana S1 Teknik Sipil
Kependidikan (IKIP) atau yang bukan dari Teknik Sipil
(alih jalur) diwajibkan menempuh Program Pra
Pascasarjana.
2. Mempunyai kemampuan akademik yang cukup dan
dipandang mampu untuk menempuh pendidikan S2.
3. Mendapat rekomendasi dari dua orang dosen S1, sedapat
mungkin dari dosen Pembimbing Akademik S1. Apabila
tidak dimungkinkan, rekomendasi dapat diberikan oleh
orang lain yang berwenang yang mengetahui
kemampuan akademik calon.
4. Mengajukan proyeksi keinginan yang antara lain berisi:
Alasan mengikuti pendidikan S2 dan program yang dipilih
Harapan yang diinginkan dari pendidikan S2
Rencana yang akan dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan S2
5. Berbadan sehat dengan bukti keterangan kesehatan dari
dokter
6. Dibebaskan dari tugas pokok dari instansinya
7. Mengikuti ujian seleksi penerimaan
8. Membayar biaya pendaftaran

Selain memenuhi persyaratan pelamaran yang telah ditetapkan oleh Program Pasca Sarjana UGM sebagaimana disebutkan di atas, para pelamar diwajibkan menempuh tes masuk tertulis/wawancara, yang penyelenggaraannya akan diatur oleh Pengelola Program Studi S2-Teknik Sipil. Khusus untuk calon mahasiswa dengan Indeks Prestasi : 3,00 dan memenuhi persyaratan akademik sesuai dengan yang ditetapkan program studi Teknik Sipil dapat diterima tanpa test.

II. PROSEDUR PELAMARAN
Lamaran untuk menjadi mahasiswa diajukan secara tertulis oleh calon dengan mengisi formulir yang telah disediakan secara online www.daa.ugm.ac.id/daftar, dan dikirimkan kepada Sekretariat Progra Studi S2 Teknik Sipil UGM dengan alamat:

Jl. Grafika No. 2 Yogyakarta, Telepon (0274) 631178, 6492241 Fax : (0274) 631178 E-mail: pasca@ugm.ac.id

Lamaran tersebut dibuat rangkap dua, dengan dilampiri (masing-masing juga rangkap dua):
1. Fotocopy ijazah S1 negeri yang dilegalisasi atau fotocopy
ijazah S1 perguruan tinggi swasta yang dilegalisasi oleh
Kopertis setempat.
2. Fotocopy transkrip akademik S1 negeri yang telah
dilegalisasi atau fotocopy transkrip S1 dari perguruan
tinggi swasta yang dilegalisasi oleh Kopertis setempat.
Bagi lulusan Perguruan Tinggi Swasta selain melampirkan
fotocopy transkrip S1 lokal juga harus melampirkan
fotocopy transkrip ujian negara.
3. Surat ijin dari instansi asal (bagi yang sudah bekerja)
4. Surat keterangan/pernyataan jaminan pembayaran biaya
studi dari instansi/sponsor/ sendiri
5. Fotocopy hasil Test Toefl (International Toefl, Toefl Like
dari Pusat Pelatihan Bahasa UGM) dengan skor minimal
400 (dapat menyusul)
6. Fotocopy hasil Test Potensi Akademik (TPA) dari Overseas
Training Office (OTO Bapenas) dengan skor minimal 500
(dapat menyusul)
7. Surat keterangan sehat dari dokter
8. Amplop berperangko dengan dicantumkan nama dan
alamat calon, yang mudah dijangkau pos untuk
korespondensi.
9. Fotocopy tanda bukti biaya pendaftaran S2 sebesar Rp.
200.000,- yang dibayarkan melalui Bank BNI Cabang UGM
ke rekening nomor 007002001 atas nama Direktur
Program Pascasarjana UGM.
10. Bagi pelamar yang mengajukan beasiswa BPPS harus
melampirkan formulir BPPS

III. WAKTU PENDAFTARAN
Pendaftaran pelamar dimulai awal Desember sampai dengan akhir April. Batas waktu pengembalian formulir adalah tanggal Akhir April, khusus bagi calon yang mengajukan besiswa BPPS, dan Akhir Juni bagi calon dengan biaya instansi/biaya sendiri.

IV. SELEKSI PENERIMAAN
Seleksi dilakukan oleh suatu tim, yang terdiri atas penanggungjawab program sebagai ketua, dan beberapa anggota yang berasal dari pengelola program studi.
Kriteria seleksi meliputi : (a) kemampuan akademik, (b) kelengkapan persyaratan yang telah ditentukan, (c) kesesuaian keinginan dengan latar betakang pendidikan, dan (d) kapasitas tempat yang tersedia di program studi.

Setiap calon mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih lebih dari 1 minat studi (maksimum 2 minat studi). Pemilihan lebih dari 1 minat studi dimaksudkan agar apabila seorang calon tidak diterima pada Minat Studi Pilihan ke-I (karena keterbatasan tempat), calon tersebut masih dipertimbangkan untuk diterima pada Pilihan ke-II.

Hasil seleksi akan dilaporkan secara tertulis oleh ketua tim penilai kepada Direktur Program Pascasarjana dengan menggunakan formulir yang telah disediakan. Isi laporan mencakup : (a) nama-nama yang diterima sesuai dengan minat studi yang dipilih, (b) nama-nama yang ditolak dengan disertai alasannya.

Seleksi pelamar dilakukan pada awal bulan Mei (untuk calon mahasiswa baik yang mengajukan permohonan beasiswa BPPS maupun yang atas biaya sendiri/instansi) dan awal bulan Juli, khusus bagi calon dengan biaya sendiri/instansi dengan membayar biaya seleksi sebesar Rp 150.000,- pada sekretariat Program Studi S2 teknik Sipil, di Jurusan teknik Sipil FT.UGM. Keputusan terakhir tentang dapat tidaknya mahasiswa diterima ditentukan oleh Rektor atas usul Direktur Program Pascasarjana.

Penerimaan dan penolakan menjadi mahasiswa S-2 diberitahukan secara tertulis oleh Direktur Program Pascasarjana. Dalam surat pemberitahuan bagi yang diterima, dilampiri dengan syarat-syarat pendaftaran ulang sebagai mahasiswa baru.

MTSB (Magister Teknik Sarana Prasarana dan Bahan Bangunan)

Latar Belakang

Dalam Era Otonomi Daerah, penguasaan sifat-sifat serta teknologi bahan bangunan,
baik menyangkut bahan-bahan bangunan modern maupun bahan bangunan lokal merupakan suatu tuntutan dan modal berharga yang dapat menjamin keberhasilan
pembangunan daerah.
Daerah/Propinsi dengan potensinya masing-masing, ternyata belum memanfaatkan
sumber daya alamnya dengan maksimal. Penerapan teknologi sangat memungkinkan untuk dapat melipatgandakan nilai ekonomis bahan-bahan dan sumberdaya lain.
Pemakaian bahan lokal tidak hanya menghasilkan penghematan dana pembangunan
karena ongkos transportasi yang rendah, tetapi juga akan memberikan banyak
keuntungan lain yang berupa pemberdayaan potensi daerah, karena hal itu akan
memberikan banyak peluang investasi modal untuk pembukaan perusahaan-perusahaan baru, penambahan lapangan kerja, pemanfaatan lahan, serta memberi tantangan peningkatan kemampuan SDM, yang sangat bersesuaian dengan otonomi daerah.
Sehubungan dengan itu Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah
Mada merasa terpanggil untuk membuka Program Magister Teknik Sarana Prasarana dan Bahan Bangunan (MTSB) untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu berinovasi dalam memenuhi tuntutan kebutuhan bahan bangunan untuk pembangunan sarana-prasarana fisik.

Program MTSB

Program MTSB terdiri dari 3 minat:

  • Magister Pengelolaan Sarana Prasarana (MPSP)
  • Magister Teknologi Bahan Bangunan (MTBB)
  • Magister Manajemen Proyek dan Konstruksi (MMPK)

Tenaga Pengajar

Tenaga pengajar dari fakultas teknik, fakultas dan lembaga terkait di UGM

Susunan tenaga pengajar: 17 Profesor, 12 Doktor, 20 Master yang berpengalaman luas pada bidang masing-masing

Beberapa tenaga ahli dari Kementrian PU dan kalangan profesional

Persyaratan Peserta

Persyaratan sebagai mahasiswa MTSB adalah:

  • Pendidikan formal sarjana strata 1 dalam bidang teknik
  • IP minimum 2,75 dari Perguruan Tinggi yang diakreditasi oleh BAN Perguruan Tinggi
  • ACEPT 450 dan PAPS 500. ACEPT dan PAPS adalah pengganti dari TOEFL dan TPA

Seleksi Peserta

Penyaringan di dalam penerimaan peserta dilakukan berdasar:

  • Tes Potensi Akademik
  • Tes Substansi
  • Bahasa Inggris
  • Wawancara

Dokumen yang diperlukan antara lain berupa:

  • Fotokopi kartu pegawai (bagi yang sudah bekerja) dan KTP
  • Legalisir Ijasah Terakhir dan Transkrip Akademik S-1
  • Legalisir Transkrip Nilai
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter
  • Pas Foto Ukuran 2×3 dan 3×4 (masing-masing 4 lembar)

Info lebih lanjut, silahkan klik tautan berikut: http://mtbb.cee-ugm.ac.id/

Latar Belakang

MPSP

Latar Belakang

Pembangunan di Indonesia telah berjalan lebih dari 30 tahun. Hasil-hasil
pembangunan yang berupa bangunan gedung, jalan raya atau jalan tol, bangunan air
seperti saluran irigasi, bendungan dan lain-lain membutuhkan pemeliharaan atau
cara-cara pengelolaan yang baik sehingga bangunan-bangunan tersebut dapat
berfungsi seperti yang diharapkan. Sejalan dengan hasil-hasil pembangunan yang
telah dicapai tersebut, sampai saat ini tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) yang
mampu menangani masalah pengelolaan atau pemeliharaan sarana dan prasarana yang
sudah dibangun tersebut masih sangat kurang. Olah karena itu, Jurusan Teknik
Sipil Universitas Gadjah Mada merasa perlu mengantisipasi kekurangan SDM dalam
menangani masalah-masalah tersebut.

Tujuan Pendidikan

Program Magister Sarana Prasarana (MPSP) bertujuan untuk menyiapkan Sumber Daya
Manusia yang handal, yang mengetahui cara-cara pengelolaan bangunan (operasi dan
pemeliharaan) beserta hal-hal yang berkaitan dengan kemungkinan peningkatan
fungsi bangunan-bangunan yang telah ada. Melalui program ini seseorang akan
mampu memelihara, menilai dan mengevaluasi kualitas bangunan-bangunan yang ada,
berdasarkan pengetahuan keteknikan yang benar serta mampu memperkirakan biaya
yang harus dikeluarkan sehubungan dengan manfaat yang akan diperoleh.

Pelaksanaan Program

Program kegiatan akademis dimulai pada bulan Mei dan dirancang agar mahasiswa
dapat menyelesaikan studi dalam 15 bulan. Satu tahun ajaran dibagi dalam 3
trisemester ditambah 3 bulan untuk penyempurnaan tesis.
Kurikulum Program Magister Sarana Prasarana (MPSP) Jurusan Teknik Sipil FT UGM
dibagi dalam dua kelompok besar yaitu kelompok mata kuliah wajib – kode W
sejumlah 30 SKS dan mata kuliah pilihan/peminatan – kode P sejumlah 6 SKS. Pada
trisemester ke-1 dan ke-2 ditawarkan mata kuliah wajib dengan jumlah 4 – 5 mata
kuliah pada masing-masing trisemester dan wajib diikuti oleh semua peserta. Pada
trisemester ke-3 mahasiswa boleh memilih minat studinya (bangunan jalan, gedung
dan jembatan, sanitasi dan air bersih, pelabuhan udara dan laut). Selama kuliah
mahasiswa akan diajak mengikuti seminar dan diskusi.

Tesis

Menjelang akhir masa studi mahasiswa diwajibkan menyusun tesis (6 SKS) dengan
topik yang ditawarkan berdasarkan isu-isu riset masa kini serta kepentingan
praktis dalam mendukung karir mahasiswa. didalam proses penyusunan tesis
mahasiswa diwajibkan melakukan dua kali seminar. Pertama, seminar proposal tesis
di awal pengerjaan tesis dan kedua seminar hasil (penelitian) tesis sebelum
ujuan tesis dilakukan.

Sarana Penunjang

Untuk menunjang kegiatan perkuliahan disediakan sarana dan prasarana di Jurusan
Teknik Sipil FT UGM yang meliputi beberapa ruang kuliah berkapasitas 30 orang,
perpustakaan dan laboratorium-laboratorium (Lab.Teknik Struktur, Lab.Bahan
Konstruksi Teknik, Lab.Mekanika Tanah, Lab.Hidrolika).

Fasilitas komputer yang tersedia lebih dari 20 unit yang dilengkapi dengan
software mutakhir dan sistem jaringan web termasuk ruang umum yang disediakan
demi kelancaran aktivitas mahasiswa.

Staff Pengajar

Terdapat sekitar 30 pengajar dari Jurusan Teknik Sipil, jurusan dan fakultas
lain dalam lingkungan UGM beserta beberapa praktisi lapangan berpengalaman yang
secara aktif mengajar di Program MPSP.

Persyaratan Peserta

Peserta Program Magister Pengelolaan Sarana Prasarana Jurusan Teknik Sipil
FT-UGM adalah lulusan Sarjana S-1 Teknik Sipil atau dari disiplin ilmu lain di
bidang ilmu teknik yang telah berpengalaman pada bidang ini, baik yang berasal
dari perorangan, instansi swasta maupun pemerintah seperti lembaga pendidikan
(Perguruan Tinggi, Lembaga Diklat dari instansi-instansi pemerintah), badan
usaha,industri dan konsultan-konsultan.

Seleksi Penerimaan

Untuk dapat diterima sebagai peserta program Magister Pengelolaan Sarana
Prasarana (MPSP), calon peserta harus mengikuti seleksi yang meliputi ujian
saringan tulis dan wawancara.

Persyaratan Pendaftaran

1. Membayar uang pendaftaran dan seleksi
2. Menyerahkan kopi ijazah sarjana teknik, Program D4-Teknik atau Sarjana IKIP
di bidang Teknik

Biaya Pendidikan

Biaya tiap peserta program MPSP angkatan tahun 2004 adalah Rp 23.000.000,- (dua
puluh tiga juta rupiah) tidak termasuk biaya pembekalan (akomodasi dan
transportasi). Biaya tersebut sudah termasuk biaya praktikum, subsidi studi
lapangan.
Biaya Pendukung yang diperlukan bagi setiap peserta program MPSP mencakup: Uang
buku sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), biaya hidup termasuk pondokan
selama 15 bulan sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), biaya
penelitian untuk pelaksanaan dan penyusunan Tesis sebesar Rp. 5.000.000,- (lima
juta rupiah).

Jadual

Pendaftaran dan tes masuk (tertulis dan wawancara) dapat dilakukan tiap saat.
Perkuliahan dimulai setiap awal Mei dan September.

Informasi Pendaftaran

Ir. Hrc. Priyosulistyo, M.Sc., Ph.D.
Program Magister Pengelolaan Sarana Prasarana (MPSP)
Sekretariat Program MPSP:
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No.2 Kampus UGM Yogyakarta 55281
Telp.(0274) 546541, 902293,
Fax. (0274) 545676

e-mail: mpsp@tsipil.ugm.ac.id.

 

MPBA (Magister Pengelolaan Bencana Alam)

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan wilayah sangat luas yang terletak diantara beberapa lempeng tektonik, yang dengan sendirinya merupakan wilayah yang sangat rentan dengan bencana alam, antara lain gempa bumi, tsunami, aktivitas volkanik (gunung berapi), banjir, kekeringan, longsor, aliran lahar, banjir bandang, serta badai hujan ataupun puting beliung. Selain itu, sebagai wilayah beriklim tropis yang dilalui garis katulistiwa, curah hujan di Indonesia cukup tinggi yang secara alami seharusnya mempunyai potensi besar untuk dikembangkan pemanfaatannya dalam memenuhi berbagai macam kebutuhan air di berbagai sektor, utamanya untuk mendukung ketahanan pangan melalui pengelolaan irigasi, air domestik, industri dan pengendalian lingkungan. Namun disisi lain sifat keberadaan air yang ekstrim besar juga menimbulkan potensi daya rusak yang harus dapat dikendalikan agar dampak negatif yang terjadi dsapat diminimalkan. Ditambah dengan pesatnya laju pertambahan penduduk di kawasan-kawaan yang rawan bencana tersebut maka persoalan penanganan bencana alam perlu mendapat perhatian yang seksama.

.

Visi dan Misi

Visi MPBA adalah membentuk manusia yang cakap, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki kemampuan akademik  dan profesional dalam menerapkan, mengembangkan dan atau memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengelolaan bencana alam yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Misi MPBA adalah meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia yang ada di setiap daerah agar mampu berkontribusi secara nyata dalam kegiatan pembangunan yang terkait dengan pengelolaan bencana alam, melalui penyelenggaraan pendidikan yang  berkualitas, sesuai dengan tuntutan kebutuhan di lapangan dengan memanfaatkan semaksimal mungkin seluruh potensi, sarana dan prasarana (infrastruktur) yang ada.

.

Pengelola

Ketua Pengelola : Ir. Istiarto, M.Eng., Ph.D.

.

Penyelenggaraan Program

  • Sistem SKS, beban studi minimum 42 sks, dan lama studi 4 semester.
  • Perkuliahan dalam 1 tahun terdiri dari 2 semester, masing-masing 6 bulan.
  • Kegiatan akademik: kuliah, praktikum, diskusi kelompok, tugas perorangan/kelompok, seminar, pelatihan lapangan, dan studi komprehensif dengan studi kasus untuk bahan penyusunan Tesis.
  • Pelatihan lapangan dan studi kasus , kerjasama dengan beberapa instansi yang terkait.
  • Gelar yang diperoleh: Master of Engineering (M.Eng.).

.

Kompetensi Lulusan

MPBA mencetak lulusan yang memiliki pemahaman proses dan perilaku bencana alam (sebab dan akibat), termasuk siklus dan risikonya, pengelolaan sistem deteksi dini, penanganan darurat dan upaya pemulihan (rehab-rekon). Lulusan MPBA diharapkan mampu melakukan analisis, evaluasi dan mengelola dinamika berbagai faktor penentu keberhasilan kegiatan penanganan bencana alam dengan menerapkan kaidah keteknikan secara sistematis dan komprehensif untuk menentukan alternatif penanggulangan bencana alam yang layak untuk diterapkan.

MPSA

Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang mempunyai sumberdaya air (SDA) sangat beragam
dan besar. Potensi ini harus dikelola secara sistemik agar SDA dapat digunakan
secara optimal dan berkelanjutan.

Pada dekade terakhir telah mulai dirasakan adanya penurunan potensi ketersediaan
air baik secara kuantitas maupun kualitas. Dari sisi lain permintaan air untuk
berbagai kebutuhan meningkat dengan pesat. Masalah air dapat menjadi masalah
yang sangat rumit. Apabila pengelolaannya tidak dilaksanakan secara baik, dengan
memperhatikan aspek-aspek fisik, teknik, sosial-ekonomi-budaya. Seiring dengan
program otonomi seperti dituangkan dalam Undang-Undang No.22, Undang-Undang
No.25 Tahun 1999 serta Peraturan Pemerintah No.25 Tahun 2000, keberadaan
sumberdaya manusia (SDM) pengelola SDA sangat diperlukan. Untuk memenuhi
berbagai kebutuhan air pada era otonomi tersebut diperlukan tenaga profesisonal
yang mampu menyelengggarakan kegiatan perencanaan, pengembangan dan pengaturan
SDA dengan memperhatikan dinamika perkembangan implementasi otonomi daerah,
tanpa meninggalkan prinsip-prinsip terpadu dan berkelanjutan.

Program Magister Pengelolaan SDA di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada menerima calon peserta untuk dididik menjadi SDM
berkualitas dalam melaksanakan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengelolaan
SDA.

Tujuan Pendidikan

Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Air (MPSA) bertujuan untuk menyiapkan
SDM yang mampu memahami dan menyelesaikan permasalahan dalam mengambil keputusan
tentang strategi pengelolaan SDA secara terpadu dan berkelanjutan. SDM yang di
maksud adalah semua pihak yang berperan dalam perencanaan, pengembangan dan
operasional pemanfaatan SDA ditingkat kabupaten atau propinsi dari berbagai
disiplin penugasan. Dengan SDM yang berpendidikan MPSA diharapkan pengelolaan
SDA pada suatu daerah dapat terselenggara secara optimal.

Materi Program

Materi program MPSA men cakup teori dan aplikasi pengelolaan sumberdaya air
ditinjau dari sudut pandang teknis, sosial-lingkungan-budaya serta
ekonomi-manajemen. Materi-materi tersebut dirangkum dalam empat materi pokok,
yaitu:

  • Potensi ketersediaan sumberdaya air
  • Pemenuhan kebutuhan sumberdaya air
  • Optimasi pengelolaan dan pengembangan sumberdaya air
  • Perencanaan dan perancangan untuk pemanfaatan SDA jangka pendek dan jangka panjang.

Seluruh materi dijabarkan kedalam beberapa mata kuliah dengan satuan kredit
semester (SKS). Masing-masing mata kuliah memuat unsur/aspek teknik (fenomena
fisik) serta aspek-aspek non-teknik (sosial-ekonomi-lingkungan, kelembagaan dan
manajemen).

Staff Pengajar

Program MPSA diasuh oleh para pengajar yang terpercaya dalam bidang keilmuannya
serta didukung para praktisi yang berpengalaman dalam kegiatan pengelolaan SDA.
Para pengajar ini terdiri dari pengajar tetap di lingkungan jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik UGM dan fakultas lain di lingkungan Universitas Gadjah Mada,
serta pengajar tidak tetap dari luar UGM yang menangani kegiatan pengelolaan
SDA. Beberapa tenaga ahli dari instansi terkait, baik dari dalam maupun luar
negeri akan berpartisipasi dalam bentuk kuliah umum, kursus, ceramah, seminar
dan pelatihan.

Kurikulum dan Lama Studi

Kurikulum MPSA diselenggarakan dalam sistem trisemester, dengan jumlah total 42
sks, dan lama studi 15 bulan. Gelar yang diperoleh dari program MPSA adalah
Magister Teknik (MT).

Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan lima hari dalam seminggu, terdiri dai
kuliah, diskusi kelompok, kerja laboratorium, tugas perorangan, seminar, studi
lapangan serta studi kasus.

MPSA telah menjalin kerjasama dengan instansi-instansi pengelola sumberdaya air
yang ada, dan dimungkinkan pula penyelenggaraan studi lapangan di lokasi proyek
baik di dalam maupun di luar negeri.

Bagi peserta yang telah menyelesaikan 20 SKS dapat mulai melaksanakan penelitian
untuk penyusunan tesis, sehinga peserta dimungkinkan dapat menyelesaikan
pendidikan program MPSA.

Pelaksanaan Program

Peserta Program MPSA berasal dari berbagai instansi, baik instansi pemerintah
maupun swasta yang relevan. Antara lain:
Instansi pemerintah: PEMDA, BAPEDDA, Bappedalda, Departemen Kimpraswil,
Depdagri, Perguruan Tinggi Negeri, SMK Negeri dan instansi negeri terkait
lainnya.
Instansi swasta: PDAM, Perusahaan Kontraktor, Konsultan, Perusahaan swasta di
bidang pengairan, Perguruan Tinggi Swasta, dll
Selain berasal dari instansi, peserta Program MPSA juga berasal dari perorangan
(swadana).

Syarat dan Materi Penerimaan

Calon yang dapat diterima sebagai mahasiswa program MPSA adalah mereka yang
memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Berijasah Sarjana S1
2. Membayar uang pendaftaran dan seleksi
3. Mengisi dan menyerahkan kembali formulir pendaftaran dengan melampirkan:
fotokopi ijasah dan transkrip akademik yang telah dilegalisasi
pasfoto enam bulan terakhir 2 x 3, 3 x 4, 4 x 6 cm masing-masing sebanyak 4 buah
Curriculum Vitae
Surat penugasan belajar dari instansi bagi yang berstatus tugas belajar, atau
surat ijin dari instansi bagi yang masih bekerja
4. Lulus ujian seleksi (TPA dan wawancara) yang diselenggarakan oleh Program
MPSA.

Biaya Pendidikan

Biaya tiap peserta program MPSA angkatan tahun 2004 adalah Rp 25.000.000,- (dua
puluh lima juta rupiah) tidak termasuk biaya pembekalan (akomodasi dan
transportasi). Biaya tersebut sudah termasuk biaya praktikum, subsidi studi
lapangan, dan matrikulasi. Untuk mendukung kelancaran penyusunan tesis, peserta
dapat memanfaatkan laboratorium Hidraulika, laboratorium Komputasi dan beberapa
paket perangkat lunak di bidang SDA seperti HEC, HMS, SMS, GMS, ARSP, DUFLOW,
LINDO, LINGO, dll.
Biaya Pendukung yang diperlukan bagi setiap peserta program MPSA mencakup: Uang
buku sebesar Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), biaya hidup termasuk pondokan
selama 15 bulan sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), biaya
penelitian untuk pelaksanaan dan penyusunan Tesis sebesar Rp. 5.000.000,- (lima
juta rupiah).

Jadual

Pendaftaran dan tes masuk (tertulis dan wawancara) dapat dilakukan tiap saat.
Perkuliahan dimulai setiap awal Mei dan September.

Informasi Pendaftaran

Program Magister Pengelolaan Sumberdaya Air (MPSA)
Sekretariat Program MPSA (Sdr. Ahmad dan Sdri. Titi)
Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
Jl. Grafika No.2 Kampus UGM Yogyakarta 55281
Telp.(0274) 519788, 545675,
Fax. (0274) 519788, 545676
e-mail: mpsa@tsipil.ugm.ac.id., admin_mpsa@tsipil.ugm.ac.id.

MSTT (Magister Sistem dan Teknik Transportasi)

Pendahuluan

Dalam upaya mengejar kemungkinan ketinggalannya sektor transportasi dalam mendukung pembangunan nasional, salah satu bidang tugas yang sangat penting untuk dikuasai oleh pemerintah (pusat maupun daerah) adalah sistem dan teknik transportasi yang komprehensif dan pragmatis.

Perencanaan sistem transportasi melihat jauh ke depan dan mengantisipasi permintaan (demand), baik transportasi antar kota maupun dalam kota, serta mempersiapkan strategi, kebijaksanaan, program dan aturan-aturan yang diperlukan untuk penyediaan prasarana yang efisien.

Teknik Transportasi lebih jauh mengejawantahkan konsep-konsep perencanaan sistem dalam bentuk-bentuk rancang bangun yang murah, efektif, efisien serta serasi lingkungan.

Pendidikan dalam bidang transportasi, baik jenjang S1 maupun S2, merupakan faktor utama dalam penyediaan tenaga-tenaga yang mampu. Program Magister Sistem dan Teknik Transportasi (MSTT) di Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada didirikan Januari 1996 dalam rangka meningkatkan jumlah dan kemampuan sumber daya manusia yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengembangan transportasi di Indonesia.

MSTT UGM, adalah program studi di lingkungan Program Pasca Sarjana Fakultas Teknik UGM, selaku institusi penyelenggara pendidikan lanjut (master) di bidang transportasi, yang dalam misinya berperan aktif dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) transportasi di seluruh Indonesia. Salah satu program MSTT UGM adalah mempersiapkan mahasiswa untuk mampu menyongsong era globalisasi. Untuk itu, perlu dilakukan suatu langkah yang baik yaitu dengan pengembangan kurikulum.

Program tersebut mula-mula dilaksanakan sebagai salah satu minat studi di bawah Program Studi Teknik Sipil.  Berdasarkan SK Mendikbud No. 120/DIKTI/ Kep./1998 tanggal 17 April 1998 program ini tidak lagi menjadi minat studi dan berubah sebagai Program Studi (Magister) Sistem dan Teknik Transportasi. Sejak 13 September Tahun 2000, MSTT mendapatkan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional  Perguruan Tinggi dengan predikat Unggul.

Tanggal 22 Desember 2005 MSTT kembali mendapatkan akreditasi A (Terbaik) berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional No 012/BAN-PT/Ak-IV/S2XII/2005 dan sertifikat akreditasi nomor 00578/Ak-IV/S2-012/UGMSTT/XII/2005.

Tanggal 17 Desember 2010 MSTT mendapatkan akreditasi A (Terbaik) berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional No. 017/BAN-PT/Ak-VIII/S2/XII/2010.

Pengelola

Ketua Pengelola Program Studi
Prof. Dr. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc.

Pembantu Pengelola Bidang Akademik dan Sarana Prasarana
Dr. Ir. Imam Muthohar, MT.

Pembantu Pengelola Bidang Keuangan
Dr. Ir.Latif Budi Suparma, M.Sc.

MSTT UGM
Jurusan Teknik Sipil & Lingkungan Fakultas Teknik
Jl. Grafika No.2 Kampus UGM Yogyakarta 55281
Telp.(0274) 524712, 524713; Fax.(0274) 524713, SMS 0811 268 399
Email: admin@mstt.ugm.ac.id

Informasi lebih lanjut : http://mstt.ugm.ac.id/