Kurikulum

Mulai tahun ajaran baru 2011, JTSL FT UGM telah menerapkan Kurikulum 2011, yang merupakan penyempurnaan dari Kurikulum 2006. Kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2011, seperti halnya semangat kurikulum 2006 mengantar mahasiswa ke gerbang kompetensi sesuai dengan minat mahasiswa.

Kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2011 memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk memilih kompetensi yang diinginkan dan tetap dalam koridor Teknik Sipil dan Lingkungan. Kurikulum yang dikembangakan di Program Studi Teknik Sipil adalah kurikulum 3+1. Kurikulum 3+1 terdiri dari dua bagian utama di mana pada 3 tahun pertama (semester I s.d. VI), mahasiswa dibekali ilmu dengan kompetensi teknik sipil, sedang pada 1 tahun terakhir (semester VII dan VIII) berisi pengkayaan keilmuan teknik sipil. Mahasiswa dapat memilih salah satu dari 5 (lima) jalur yang ditawarkan, yaitu:

  1. Reguler: mahasiswa dapat mengambil matakuliah dalam disiplin teknik sipil dan/atau memperkaya wacana dalam disiplin ilmu di luar teknik sipil.
  2. Interdisipliner: transfer kredit dalam negeri, mahasiswa dapat mengambil matakuliah dalam disiplin teknik sipil dan/atau memperkaya wacana dalam disiplin ilmu di luar teknik sipil.
  3. Internasional: transfer kredit luar negeri, mahasiswa dapat melanjutkan kuliah di luar negeri, sekaligus untuk menumbuhkan kepercayaan diri dalam pergaulan internasional.
  4. Magang: mahasiswa dapat memperkaya pengalaman di bidang praktek usaha jasa konstruksi, baik konsultan perencana, kontraktor pelaksana, konsultan supervisi, atau di instansi terkait.
  5. Percepatan Studi (fast track): mahasiswa pada semester VII dimungkinkan untuk menempuh matakuliah di Prodi S2 di Lingkungan JTSL, diharapkan dalam waktu 4 tahun mahasiswa lulus Program Studi S1, dan dalam waktu 5 tahun  sudah lulus S2.

Kompetensi program studi dan lulusan yang dihasilkan dengan adanya program 3 + 1 tersebut diharapkan dapat bersaing secara global.

Perkembangan jaman saat ini mendorong seseorang untuk dapat tampil menonjol dalam suatu bidang tertentu tetapi tetap harus mampu bekerja sebagai generalis dalam berbagai situasi. Semester I sampai semester VI dalam Kurikulum Program Studi Teknik Sipil 2011 dirancang sedemikian rupa sehingga seorang mahasiswa mampu melakukan kompetensi kurikulum baik inti maupun pengkayaannya.

Semester VII dan VIII dirancang untuk memberikan kompetensi khusus. Pada  Kurikulum 2011 Prodi TS, pilihan kompetensi khusus yang lebih terkait dengan Lingkungan atau Penyehatan disediakan dengan porsi yang lebih banyak dari kurikulum sebelumnya. Hal ini untuk menampung para mahasiswa yang memilih kompetensi Teknik sipil dengan pengkayaan Teknik Lingkungan atau Teknik Penyehatan lingkungan.

Mahasiswa yang mengambil kompetensi tersebut akan mengambil misalnya matakuliah Teknik Penyediaan Air Minum (2 SKS), Manajemen dan Pengolahan Air Limbah (2 SKS), Manajemen Kualitas Air (2 SKS), Aliran air tanah (2 SKS) dan Hidrologi terapan (2 SKS) yang sangat mendukung Teknik Penyehatan Lingkungan. Ditambahkan dengan kompetensi umum yang dimiliki oleh setiap lulusan (diambil dari semester I sampai VI) maka mahasiswa peminat Teknik Sipil dengan kompetensi tambahan penyehatan lingkungan diharapkan mampu berperan sebagai insinyur Teknik Sipil yang berkompeten dalam perancangan, perawatan, dan operasional infrastruktur sipil dalam bidang Penyehatan Lingkungan.

Download Buku Panduan Akademik