Program S2 Teknik Sipil

Latar Belakang
Perkembangan yang pesat dalam bidang Teknik Sipil dan peningkatan pembangunan nasional di segala bidang dalam menghadapi era globalisasi seperti sekarang ini memerlukan tenaga-tenaga terdidik dengan kualifikasi yang memadai. Permasalahan yang muncul dalam bidang Teknik Sipil akhir-akhir ini juga dirasakan semakin kompleks. Oleh karenanya, kebutuhan akan tenaga-tenaga ahli dalam bidang Teknik Sipil yang mempunyai kualifikasi memadai perlu dipenuhi dan kualitas sumber daya manusianya perlu terus menerus ditingkatkan.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga-tenaga ahli yang dapat diandalkan tersebut Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada saat ini menyelenggarakan program pendidikan S2 dalam bidang Teknik Sipil, dengan empat minat studi, yaitu :
1. Teknik Struktur,
2. Teknik Keairan
3. dan
4. Geoteknik.

Penyelenggaraan Program Studi S2-Teknik Sipil ini juga dimaksudkan untuk memperdalam dan memantapkan pendidikan Teknik Sipil di Indonesia, dengan penekanan pada penguasaan pengetahuan, penguasaan ketrampilan, peningkatan kemampuan meneliti dan pengembangan ilmu.

Tujuan Pendidikan
Program pendidikan Pascasarjana Teknik Sipil menyelenggarakan pendidikan dengan tujuan untuk menghasilkan lulusan dengan ciri-ciri kemampuan seperti yang termaktub dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No: 056/U/1994, yaitu:
1. mempunyai kemampuan untuk meningkatkan layanan
profesi dengan jalan riset pengembangan
2. mempunyai kemampuan untuk berpartispasi dalam
pengembangan bidang ilmunya
3. mempunyai kemampuan yang lebih luas dengan
mengaitkan bidang ilmu atau profesi yang serupa
4. mempunyai kemampuan untuk merumuskan pendekatan
untuk memecahkan berbagai masalah masyarakat
dengan cara penalaran ilmiah

Beban Studi
Beban studi Pendidikan Program Pascasarjana (S2) Teknik Sipil UGM ditetapkan minimal 40 SKS, terdiri dari mata kuliah wajib dan mata kuliah pilihan, termasuk tesis yang bobotnya 8 SKS.

Beban studi mahasiswa untuk tiap semester berkisar antara 16 – 20 kredit semester atau rata rata sekitar 18 kredit semester. Dalam menentukan beban studi satu semester perlu memperhatikan kemampuan individu, yang dicerminkan oleh indeks prestasi sebelumnya. Yang dimaksud satu kredit semester untuk perkuliahan adalah setara dengan 50 menit tatap muka terjadual perminggu, 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur yang direncanakan dosen seperti misalnya membuat pekerjaan rumah, reading assignment, membaca buku acuan (journal review), dan penulisan paper, dan 60 menit kegiatan mandiri. Atau dengan kata lain, 1 SKS perkuliahan setara dengan kegiatan akademik selama 3 jam/minggu.

Pada kondisi normal, mahasiswa secara efektif dapat melakukan kegiatan akademik rata-rata selama 8 jam/hari, dan selama 6 hari/minggu. Atau dengan kata lain, jumlah jam efektif yang tersedia selama satu minggu adalah 48 jam, sehingga jumlah SKS yang mampu ditempuh adalah 48 : 3 = 16 SKS.

Namun demikian, bagi mereka yang merasa mampu, pada prinsipnya diperkenankan untuk mengambil beban SKS maksimal : 18 – 19 SKS, dengan konsekuensi harus menyediakan waktu selama (18 – 19) x 3 : 6 = 9 – 9.5 jam/hari untuk kegiatan akademik.

Satu kredit semester untuk praktikum laboratorium dapat disetarakan dengan beban tugas di laboratorium sebanyak 2-3 jam perminggu selama satu semester. Untuk satu kredit semester kerja lapangan setara dengan beban tugas lapangan selama 4-5 jam perminggu selama satu semester. Sedangkan satu kredit semester untuk penelitian penyusunan skripsi dan tesis setara dengan beban tugas penelitian sebanyak 3-4 jam sehari selama satu bulan (25 hari).

Biaya Pendidikan dan Pendukung
Untuk Tahun Akademik 2010/2011, besarnya biaya Pendidikan dan Praktikum adalah sebesar Rp. 5.000.000,-/per semester. Biaya tersebut tidak termasuk biaya penelitian untuk tesis; biaya penelitian tesis tergantung dari topik penelitian tesisnya, pemanfaatan jenis peralatan laboratorium yang akan digunakan, bahan baku penelitian dan lain-lain. Untuk tahun-tahun selanjutnya, biaya pendidikan dan praktikum menyesuaikan peraturan dari Pascasarjana UGM.

I. SYARAT PELAMARAN
Yang dapat mengajukan lamaran sebagai mahasiswa Program Pascasarjana (S2) Teknik Sipil UGM ialah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut ini.
1. Pemegang ijazah sarjana S1 Teknik Sipil, baik dari
universitas negeri maupun universitas swasta yang telah
disamakan/terakrediatasi atau telah lulus ujian negara.
Bagi pemegang ijasah sarjana S1 Teknik Sipil
Kependidikan (IKIP) atau yang bukan dari Teknik Sipil
(alih jalur) diwajibkan menempuh Program Pra
Pascasarjana.
2. Mempunyai kemampuan akademik yang cukup dan
dipandang mampu untuk menempuh pendidikan S2.
3. Mendapat rekomendasi dari dua orang dosen S1, sedapat
mungkin dari dosen Pembimbing Akademik S1. Apabila
tidak dimungkinkan, rekomendasi dapat diberikan oleh
orang lain yang berwenang yang mengetahui
kemampuan akademik calon.
4. Mengajukan proyeksi keinginan yang antara lain berisi:
Alasan mengikuti pendidikan S2 dan program yang dipilih
Harapan yang diinginkan dari pendidikan S2
Rencana yang akan dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan S2
5. Berbadan sehat dengan bukti keterangan kesehatan dari
dokter
6. Dibebaskan dari tugas pokok dari instansinya
7. Mengikuti ujian seleksi penerimaan
8. Membayar biaya pendaftaran

Selain memenuhi persyaratan pelamaran yang telah ditetapkan oleh Program Pasca Sarjana UGM sebagaimana disebutkan di atas, para pelamar diwajibkan menempuh tes masuk tertulis/wawancara, yang penyelenggaraannya akan diatur oleh Pengelola Program Studi S2-Teknik Sipil. Khusus untuk calon mahasiswa dengan Indeks Prestasi : 3,00 dan memenuhi persyaratan akademik sesuai dengan yang ditetapkan program studi Teknik Sipil dapat diterima tanpa test.

II. PROSEDUR PELAMARAN
Lamaran untuk menjadi mahasiswa diajukan secara tertulis oleh calon dengan mengisi formulir yang telah disediakan secara online www.daa.ugm.ac.id/daftar, dan dikirimkan kepada Sekretariat Progra Studi S2 Teknik Sipil UGM dengan alamat:

Jl. Grafika No. 2 Yogyakarta, Telepon (0274) 631178, 6492241 Fax : (0274) 631178 E-mail: pasca@ugm.ac.id

Lamaran tersebut dibuat rangkap dua, dengan dilampiri (masing-masing juga rangkap dua):
1. Fotocopy ijazah S1 negeri yang dilegalisasi atau fotocopy
ijazah S1 perguruan tinggi swasta yang dilegalisasi oleh
Kopertis setempat.
2. Fotocopy transkrip akademik S1 negeri yang telah
dilegalisasi atau fotocopy transkrip S1 dari perguruan
tinggi swasta yang dilegalisasi oleh Kopertis setempat.
Bagi lulusan Perguruan Tinggi Swasta selain melampirkan
fotocopy transkrip S1 lokal juga harus melampirkan
fotocopy transkrip ujian negara.
3. Surat ijin dari instansi asal (bagi yang sudah bekerja)
4. Surat keterangan/pernyataan jaminan pembayaran biaya
studi dari instansi/sponsor/ sendiri
5. Fotocopy hasil Test Toefl (International Toefl, Toefl Like
dari Pusat Pelatihan Bahasa UGM) dengan skor minimal
400 (dapat menyusul)
6. Fotocopy hasil Test Potensi Akademik (TPA) dari Overseas
Training Office (OTO Bapenas) dengan skor minimal 500
(dapat menyusul)
7. Surat keterangan sehat dari dokter
8. Amplop berperangko dengan dicantumkan nama dan
alamat calon, yang mudah dijangkau pos untuk
korespondensi.
9. Fotocopy tanda bukti biaya pendaftaran S2 sebesar Rp.
200.000,- yang dibayarkan melalui Bank BNI Cabang UGM
ke rekening nomor 007002001 atas nama Direktur
Program Pascasarjana UGM.
10. Bagi pelamar yang mengajukan beasiswa BPPS harus
melampirkan formulir BPPS

III. WAKTU PENDAFTARAN
Pendaftaran pelamar dimulai awal Desember sampai dengan akhir April. Batas waktu pengembalian formulir adalah tanggal Akhir April, khusus bagi calon yang mengajukan besiswa BPPS, dan Akhir Juni bagi calon dengan biaya instansi/biaya sendiri.

IV. SELEKSI PENERIMAAN
Seleksi dilakukan oleh suatu tim, yang terdiri atas penanggungjawab program sebagai ketua, dan beberapa anggota yang berasal dari pengelola program studi.
Kriteria seleksi meliputi : (a) kemampuan akademik, (b) kelengkapan persyaratan yang telah ditentukan, (c) kesesuaian keinginan dengan latar betakang pendidikan, dan (d) kapasitas tempat yang tersedia di program studi.

Setiap calon mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih lebih dari 1 minat studi (maksimum 2 minat studi). Pemilihan lebih dari 1 minat studi dimaksudkan agar apabila seorang calon tidak diterima pada Minat Studi Pilihan ke-I (karena keterbatasan tempat), calon tersebut masih dipertimbangkan untuk diterima pada Pilihan ke-II.

Hasil seleksi akan dilaporkan secara tertulis oleh ketua tim penilai kepada Direktur Program Pascasarjana dengan menggunakan formulir yang telah disediakan. Isi laporan mencakup : (a) nama-nama yang diterima sesuai dengan minat studi yang dipilih, (b) nama-nama yang ditolak dengan disertai alasannya.

Seleksi pelamar dilakukan pada awal bulan Mei (untuk calon mahasiswa baik yang mengajukan permohonan beasiswa BPPS maupun yang atas biaya sendiri/instansi) dan awal bulan Juli, khusus bagi calon dengan biaya sendiri/instansi dengan membayar biaya seleksi sebesar Rp 150.000,- pada sekretariat Program Studi S2 teknik Sipil, di Jurusan teknik Sipil FT.UGM. Keputusan terakhir tentang dapat tidaknya mahasiswa diterima ditentukan oleh Rektor atas usul Direktur Program Pascasarjana.

Penerimaan dan penolakan menjadi mahasiswa S-2 diberitahukan secara tertulis oleh Direktur Program Pascasarjana. Dalam surat pemberitahuan bagi yang diterima, dilampiri dengan syarat-syarat pendaftaran ulang sebagai mahasiswa baru.